Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Lapago
  3. Pilkada Jayawijaya 2018 tanpa calon perseorangan
  • Kamis, 30 November 2017 — 22:28
  • 1310x views

Pilkada Jayawijaya 2018 tanpa calon perseorangan

Kepastian itu setelah tidak ada pasangan calon independen yang mengembalikan berkas.
Calon perseorangan Pilkada Jayawijaya, Yunus Matua saat memberikan keterangan pers-Jubi/Islami
Islami Adisubrata
islami@tabloidjubi.com
Editor : Edi Faisol

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Wamena, Jubi – Komisi Pemilihan Umum daerah (KPUD) Kabupaten Jayawijaya memastikan pemilihan umum kepala daerah tahun 2018 mendatang tak diikuti pasangan calon dari jalur perseorangan atau independen. Kepastian itu setelah tidak ada pasangan calon independen yang mengembalikan berkas.

“Penutupan pendaftaran dan pengembalian berkas, 29 November 2017 pukul 24.00 WP. Namun tidak ada yang mengembalikan berkas ke KPUD,” kata Komisioner KPUD Jayawijaya, devisi sosialisasi dan SDM, Markus Way, Kamis (30/11/2017).

Markus menyebutkan, sebenarnya sebelum ditutup  ada pasangan perseorangan atas nama Yunus Matuan dan Mesak Wakerkwa datang menyerahkan berkas pada Rabu (29/11/2017) pukul 20.00 WP.  Namun berkas yang diserahkan belum lengkap kemudian pasangan calon tersebut diminta melengkapi berkas.

“KPU memberikan kesempatan sejak pukul 20.00 WP malam  hingga 23.30 WP, sedangkan berkas yang diserahkan harus rangkap tiga tetapi hanya diserahkan satu rangkap,” kata Markus menjelaskan.

KPUD Jayawijaya menunggu hingga pukul 24.00 WP dan belum juga datang kembali menyerahkan berkas, karena telah lewat waktu yang telah ditetapkan sesuai PKPU 15 tahun 2017 yaitu pukul 24.00 WP.  “Mereka datang terlambat dan meminta ada kebijakan KPU tetapi tidak bisa diterima, karena KPU bekerja sesuai aturan undang-undang,” katanya.

Sedangkan tahapan calon independen telah mulai pengumuman sejak 9 hingga 22 November 2017 untuk mengambil persyaratan, dan membuka pendaftaran dan penyerahan berkas sejak 25 hingga 29 November 2017, mulai pukul 08.00  hingga  24.00 WP.

Bakal calon perseorangan, Yunus Matuan kepada wartawan di Wamena mengaku kecewa dengan sikap dan kinerja KPUD Jayawijaya yang dinilai tidak profesional.

Menurut dia, timnya datang mendaftar dan menyerahkan berkas pada pukul 8 malam 29 November 2017, menyerahkan berkas tiga rangkap dan berusaha memenuhi.

“Tetapi setelah sampai disana mereka sampaikan sudah terlambat karena sudah pukul 24.07 WP, padahal di jam tangan kami kurang lima menit jam 12 malam kami sudah di KPU sehingga kami tidak diterima,” kata Yunus Matuan.

Yunus mengaku telah melakukan verifikasi perekaman e-KTP sebanyak 35.664 dari 21.175 dukungan yang disyaratkan KPU, jadi kurang lebih ada 36 distrik yang memberikan dukungan dan telah dilakukan rekapitulasi KTP melalui aplikasi KPU baik kabupaten, provinsi maupun pusat.

“Kami akan lapor ke Panwas kabupaten, Bawaslu hingga ke pusat dan DKPP untuk meminta keadilan sampai ada putusan yang pasti, karena kami merasa di dzolimi. Karena apa yang diminta KPU kami sudah penuhi semuanya sesuai aturan KPU,” ucap Yunus Matuan. (*)

loading...

Sebelumnya

Pemuda Sipogado tagih janji pemekaran

Selanjutnya

Tim saber pungli Jayawijaya masih tahap sosialisasi

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe