Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Jelang Natal dan Tahun Baru, Kemendag pantau stok bahan pokok
  • Jumat, 01 Desember 2017 — 00:23
  • 1012x views

Jelang Natal dan Tahun Baru, Kemendag pantau stok bahan pokok

“Kami harap masing-masing ritel modern yang ada untuk memenuhi ketetapan dari Permendag terkait Harga Eceran Tertinggi dan kami harap dinas untuk mengawasi dan memantau serta menegur selalu hal ini,” ujarnya staf ahli Menteri Perdagangan Bidang Hubungan International, Dody Edward.
Staf ahli Menteri Perdagangan, Dody Edward, saat mengunjungi ritel modern di Jayapura - Jubi/Sindung 
Sindung Sukoco
sindung@tabloidjubi.com
Editor : Dewi Wulandari

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi - Dalam inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan menjelang Natal dan Tahun Baru, staf ahli Menteri Perdagangan Bidang Hubungan International, Dody Edward, minta semua ritel modern di Jayapura menepati harga keputusan Permendag tentang HET. 

“Kami harap masing-masing ritel modern yang ada untuk memenuhi ketetapan dari Permendag terkait Harga Eceran Tertinggi dan kami harap dinas untuk mengawasi dan memantau serta menegur selalu hal ini,” ujarnya kepada Jubi, Kamis (30/11/2017). 

Ia juga berharap penetapan HET Kemendag untuk komoditas gula pasir, minyak goreng, dan daging beku benar-benar diwujudkan oleh peritel modern. 

“Memang ada yang belum, kami akan tegur agar ketentuan ini benar-benar ini dilakukan dan kami usahakan ini dapat diikuti,” katanya.

Untuk keseluruhan, kata Dody semua bisa dikatakan punya stok aman dan harga yang terkendali.

“Ini akan mempunyai dampak yang besar terhadap pasokan dan harga barang yang kontinyu dan terjamin serta pengawasan yang ketat tentunya dengan kawalan satgas pangan,” ujarnya.

Iapun minta agar para peritel modern ini benar-benar melaksanakan keputusan HET dari Kemendag sehingga tak akan ada pencabutan izin usaha.

“Jika telah dilakukan teguran dan peringatan kami juga akan melakukan pencabutan izin usaha bagi peritel dimanapun ia mengajukan izin tersebut, karena itu sesuai dengan ketentuan yang ada,” ujarnya.

Dari pantauan tanggal 27 November 2017, harga-harga yang terpantau stabil adalah beras  medium Rp 14.000/kg, gula Rp 14.300/kg, minyak goreng Rp 14.000/liter, kedelai impor Rp 12.000/kg,  daging sapi Rp 136.000/kg, daging ayam ras Rp 39.900/kg, cabe merah besar Rp 45.000/kg, bawang merah  Rp 33.800/kg, dan cabe rawit merah Rp 50.300/kg. 

Sementara itu, harga yang terpantau turun dibanding bulan lalu adalah gula pasir dari Rp 14.515/kg turun 1,25% menjadi Rp 14.333/kg, cabe merah keriting dari Rp 33.894/kg turun 0,46% menjadi Rp 30.640/kg, daging  ayam ras dari Rp 40.152/kg turun 0,46% menjadi Rp 39.967/kg dan bawang merah dari Rp 36.136/kg turun 6,37% menjadi Rp 33.833/kg.

Di sisi lain, harga yang terpantau naik adalah cabe merah besar dari Rp 34.167/kg  naik 31,95% menjadi Rp 45.083/kg, dan cabe rawit merah dari Rp 44.470 naik 13,18% menjadi Rp 50.333/kg. 

Sementara itu, GM Saga Group, Aris Manuputty, mengungkapkan dirinya sangat mendukung program Kemendag.

“Kita akan laksanakan apa yang menjadi konsern Kemendag dan kita getol dan mendukung keras terhadap keputusan pemerintah, itu dibuktikan pertemuan terakhir dengan Tanaman Pangan,” ujarnya (*)

loading...

Sebelumnya

PLN gelar Temu Pelanggan Potensial 

Selanjutnya

PKH tahap 4 sebanyak Rp2,8 miliar untuk Kota Jayapura

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe