Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Lapago
  3. 50 penyandang cacat di Yahukimo ikuti materi Dinsosdukcapil Pemprov Papua
  • Jumat, 01 Desember 2017 — 10:53
  • 830x views

50 penyandang cacat di Yahukimo ikuti materi Dinsosdukcapil Pemprov Papua

"Kemudian bantuan sosial agar dapat berusaha meningkatkan taraf kesejahteraan sosialnya, dan pemeliharaan taraf kesejahteraan sosial diarahkan pada pemberian perlindungan dan pelayanan terhadap penyandang cacat, supaya bisa memelihara taraf hidup yang wajar."
Ketua PPDI Yhaukimo Mayus Sub, Kepala Seksi Rehabilitas, Dinsosdukcapil Elsa Infandi dan penyandang cacat di kantor Dinas Sosial Yahukimo – Piter Lokon/Jubi
Piter Lokon
piter@tabloidjubi.com
Editor : Galuwo

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Yahukimo, Jubi – Sebanyak 50 penyandang cacat di Yahukimo, mengikuti materi pelayanan dan rehabilitas sosial bagi penyandang disabilitas dari Dinas Sosial Kependudukan dan Catatan Sipil (Dinsosdukcapil) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua, di kantor Dinsosdukcapil Kabupaten Yahukimo, Kamis (30/11/2017), di Dekai.

Materi dipaparkan langsung Kepala Seksi Rehabilitasi Sosial, Dinsosdukcapil Pemprov Papua, Elsa Elisabeth Infandi, terhadap para penyandang cacat yang terdiri dari berbagai macam usia.

“Materi ini memberikan gambaran pentingnya perubahan paradigma terhadap penyandang disablitas, sesuai yang tercantum di dalam Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1997 tentang penyandang cacat sebagai objek dan bersifat belas kasihan, dengan lahirnya Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang penyandang distabilitas sebagai subjek yang diakui keberadaannya, yaitu manusia yang bermartabat, memiliki hak yang sama dengan warga negara lainnya," sampainya.

Lajutnya, hak-hak penyadang cacat harus diwujudkan di antaranya, rehabilitas yang diarahkan untuk memfungsikan dan mengembangkan kemampuan fisik, mental dan sosial penyandang cacat agar dapat melaksanakan fungsi sosial secara wajar sesuai dengan bakat, kemampuan, pendidikan dan pengalaman. 

"Kemudian bantuan sosial agar dapat berusaha meningkatkan taraf kesejahteraan sosialnya, dan pemeliharaan taraf kesejahteraan sosial diarahkan pada pemberian perlindungan dan pelayanan terhadap penyandang cacat, supaya bisa memelihara taraf hidup yang wajar."

Diharapkan, para penyandang cacat tidak minder dengan manusia normal lainnya, tetapi tetap bersemangat menjalani hari-hari dan bersaing dengan bakat dan kemampuan yang dimiliki.

“Ini juga bentuk implementasi dari visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Lukas Enembe dan Klemen Tinal, bahwa Papua bangkit mandiri dan sejahtera, maka kami OPD terkait selain memberikan sosialisasi kami juga mendata nama-nama penyandang cacat," katanya.

Sementara itu Ketua Perkumpulan Penyadang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Yahukimo, Mayus Sub, mengatakan selain mereka menerima materi, ada pendataan nama-nama dari 51 distrik dan 518 kampung yang ada di kota Dekai.

“Terima kasih untuk materi yang diberikan, karena menambah pengetahuan kami, untuk bagaimana kami bisa berkembang seperti manusia yang normal dengan hak yang sama. Satu hal yang penting adalah adanya semangat hidup itu yang membuat kami bisa hidup dan bekerja,” katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

DPRD Jayawijaya kebut pengesahan RAPBD 2018

Selanjutnya

Panwas dari 51 Distrik di Yahukimo dilantik

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe