Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Lapago
  3. Bakal calon independen ajukan keberatan Pilkada Jayawijaya
  • Minggu, 03 Desember 2017 — 16:51
  • 636x views

Bakal calon independen ajukan keberatan Pilkada Jayawijaya

Keberatan itu dilakukan usai ditolak oleh KPUD Jayawijaya saat penyerahan berkas pendaftaran calon perseorangan untuk Pilkada 2018.
Tim relawan menunjukan hasil pendaftaran di Silon KPU yang telah berhasil-Jubi/Islami.
Islami Adisubrata
islami@tabloidjubi.com
Editor : Edi Faisol

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Wamena, Jubi-Pasangan bakal calon kepala daerah non partisan, Yunus Matuan dan Mesak Wakerkwa mengajukan keberatan Keputusan komisi pemilihan setempat ke Panwas Jayawijaya. Keberatan itu dilakukan usai ditolak oleh KPUD Jayawijaya saat penyerahan berkas pendaftaran calon perseorangan untuk Pilkada 2018.

“Kami mengadukan pada 30 November 2017, secara formal telah menyampaikan pengaduan kepada Panwaslu Jayawijaya,” kata Penasehat hukum pasangan Yunus Matuan dan Mesak Wakerkwa, Yance Tenoye, kepada wartawan di Wamena, Sabtu (2/12/2017).

Menurut Yance, aduan disampaikan ke Panwaslu  sebagai  upaya hukum yang telah diatur dalam undang-undang. “Sudah jelas bahwa setiap pasangan calon yang merasa dirugikan, dipersilahkan menempuh upaya hukum," kata Yance menjelaskan.

Sedang Protes disampaikan terkait berkas yang disiapkan oleh kandidat pasangan bakal calon independen saat hendak mengajukan pendaftaram ke KPUD Jayawijaya belum lama ini.

Yance menyebutkan syarat dukungan sudah lengkap, termasuk foto copy KTP yang hanya kurang rangkap. “Bahkan kandidat sudah hadir jam 8 malam sebelum penutupan dan hanya foto copy berkas dan itu hanya teknis,” kata Yance menjelaskan.

Seharusnya KPUD Jayawijaya  membuka registrasi terlebih dahulu terhadap berkas yang telah disampaikan. Sesuai dengan aturan syarat minimal dukungan dari DPT, dan jumlah dukungan dibuktikan dengan KTP dilihat dari persebaran minimal 21 distrik dan 21 ribu suara.

“Kandidat sudah punya dukungan di 36 distrik, dan syarat minimal telah terkumpul 35.646 KTP. Itu syarat mutlak yang harus KPU resgistrasi,” katanya.

Mikhael Oagay operator aplikasi Silon KPU dari relawan Yunus Matuan dan Mesak Wakerkwa mengatakan telah menginput data secara online di aplikasi KPU. “Setelah itu langsung dilakukan penyerahan data ke aplikasi tanggal 28 November 2017,” kata Mikhael.

Menurut dia, hasil  input yang keluar dari aplikasi itu telah menerima data ia masukan, maka seharusnya saat diserahkan berkas secara fisik ke KPU Jayawijaya tak diperoslakan.

“Pada saat itu saya sampaikan ke sekretariat KPU secara tidak langsung kami sudah terdaftar karena data yang dikirim itu sampai ke pusat,” ucap Mikhael Oagay menjelaskan.

Tercatat ia mengumpulkan 35.646 dukungan KTP sudah disampaikan melalui aplikasi KPU dan diterima secara online. Namun sayangknya KPUD Jayawijaya menolak hanya karena selisih waktu saja. (*)

loading...

Sebelumnya

Penyelundupan ratusan vodka, Kapolres Jayawijaya : tak ada kaitanya dengan aviasi

Selanjutnya

Generasi muda Jayawijaya diajak menjauhi hal negatif

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe