Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Polhukam
  3. Legislator Papua ingin pangdam bersikap seperti kapolda
  • Minggu, 03 Desember 2017 — 18:43
  • 5083x views

Legislator Papua ingin pangdam bersikap seperti kapolda

"Kami mengapresiasi sikap kapolda ini. Beliau berani mengakui ada oknum anggota Polri diduga memfasilitasi warga non-Papua ke area FI tanpa izin resmi," ujarnya.
Ilustrasi Kampung Banti, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua - Jubi.Dok
Arjuna Pademme
harjuna@tabloidjubi.com
Editor : Galuwo

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi - Legisator Papua, Tan Wie Long mengatakan, pihaknya berharap Pangdam XVII/Cenderawasih bersikap seperti Kapolda Papua, Irjen Pol Boy Rafli Amar yang melarang anggotanya mambawa masuk warga non-Papua untuk mendulang di area PT Freeport Indonesia, di Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika.

"Kami juga ingin TNI mendukung pelarangan warga nusantara masuk ke area Freeport tanpa izin perusahaan. Kalau ada prajurit TNI berjaga di area Freeport, sebaiknya panglima menyampaikan hal serupa kepada prajuritnya, demi menjaga keamanan di area Freeport dan semua pihak," kata Tan pekan lalu.

Pihaknya mendukung sikap kapolda Papua itu, melarang dan mengingatkan anggotanya supaya tidak membawa warga non-Papua untuk melakukan pendulangan ilegal di area Freeport.

"Kami mengapresiasi sikap kapolda ini. Beliau berani mengakui ada oknum anggota Polri diduga memfasilitasi warga non-Papua ke area FI tanpa izin resmi," ujarnya.

Katanya, ini diduga salah satu penyebab munculnya kecemburan dari warga asli di wilayah itu. Warga non-Papua yang masuk ke sana, tidak hanya melakukan pendulangan, namun ada yang berdagang dan lainnya. Kalau terus dibiarkan orang masuk tanpa izin ke area itu, tidak hanya berbahaya untuk perusahaan, juga kepada masyarakat asli setempat.

"Khususnya di Kampung Banti, Kimbeli, dan Utikini. Kami pernah ke wilayah itu, di sana ada aktivitas berdagang mulai dari pakaian hingga minuman beralkohol. Ini dikhawatirkan memicu kecemburuan sosial," katanya.

Kapolda Papua, Irjen Pol Boy Rafli Amar mengatakan, akan menindak tegas anggotanya yang membawa non-Papua ke daerah pendulangan di area Freeport Indonesia.

Katanya, mungkin selama ini ada oknum anggotanya yang membawa warga non-Papua masuk ke area itu. Namun pasca-berbagai kejadian di Tembagapura belakang ini, tak boleh lagi ada aktivitas penambangan, khususnya oleh warga non-Papua.

"Selama ini ketentuannya memang tak boleh ada aktivitas menambang karena itu ilegal. Anggota saya yang membawa masuk, akan saya tindak tegas. Jangan coba-coba,” kata Boy Rafli pekan lalu. (*)

loading...

Sebelumnya

Spanduk "Beta Papua, Beta Indonesia" terpasang dekat asrama mahasiswa Papua di Bogor

Selanjutnya

Pedagang OAP diharap jadi prioritas di perbatasan RI-PNG

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe