Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. BNN Kabupaten Jayapura genjot sosialisasi
  • Senin, 04 Desember 2017 — 14:26
  • 1017x views

BNN Kabupaten Jayapura genjot sosialisasi

Sedangkan sosialisasi dilakukan pelatihan dan peningkatan kapasitas di kalangan masyarakat, aparatur sipil negara, dan juga stekholder lain.
Arianto Kepala BNN Kabupaten Jayapura dan sejumlah stafnya saat Cofee morning di kantor BNN. Jubi / Engel Wally.
Engelbert Wally
Editor : Edi Faisol
LipSus
Features |
Jumat, 22 Juni 2018 | 21:50 WP
Features |
Jumat, 22 Juni 2018 | 16:20 WP
Features |
Kamis, 21 Juni 2018 | 17:48 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Sentani,Jubi - Kepala Badan NarkotikaN Nasional (BNN) Kabupaten Jayapura, Arianto mengyatakan selama tahun 2017 intens menggelar sosialisasi terhadap penyalahgunaan Narkotika jenis ganja dan shabu-shabu, kepada seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Jayapura.

"Gambaran umumnya seperti ini, ketika ada yang menyalahgunakan narkotika, maka sudah wajib bagi kami menindak,” kata Arianto, saat Cofee morning bersama insan pers di kantornya, Senin (4/12/2017).

Tindakan yang dilakukan sebagai penanganan seperti pemberantasan, rehabilitasi dan pencegahan. Sedangkan sosialisasi dilakukan pelatihan dan peningkatan kapasitas di kalangan masyarakat, aparatur sipil negara, dan juga stekholder lain.

“Itu terus kami lakukan selama ini," ujar Arianto menambahkan.

Ia menyebutkan peredaran Narkotika di Kabupaten Jayapura cukup bervariasi, bahkan sudah masuk wilayah perkampungan, anak sekolah, pegawai negeri dan juga pejabat. Tercatat peredaran Narkoba di lingkungan sekolah peredaran narkoba marak ketika  ketika tidak ada pengawasan yang intens dari guru.

Sedangkan di kampung pengedar memanfaatkan semua jalur yang dianggap mudah ditembus. “Biasanya pintu masuk perbatasan digunakan sebagai lalu lintas peredaran narkotika dari luar Papua,” kata Arianto menjelaskan.

Menurut dia, saat ini peredaran melalui selat Depapre yang mudah ditembus ke kabupaten Jayapura. Kondisi itu membuat lembaganya  tahun depan lebih serius sebagai tindak lanjut dalam program yang akan disusun.

Kepala Seksi Pencegahan, BNN Kabupaten Jayapura, Adolmina Dawan, mengatakan telah berupaya mengurangi rentang kendali para pengedar narkotika di daerah dengan cara sosialisasi dan pelatihan peningkatan kapasitas terhadap semua pihak.

"Karena narkotika ini paling rentan bagi anak-anak muda maka sejumlah kegiatan dan pelatihan intens dilakukan di setiap sekolah,” kata Adolmina.

Pelatihan tak hanya untuk murid, tapi juga setiap guru agar memberikan pelatihan peningkatan kapasitas. “Sehingga dengan mudah mereka dapat mengontrol semua pergerakan siswa yang mencurigakan,” kata Adolmina, menambahkan

Menurut dia, sosialisasi juga dilakukan yang melibatkan aparat kampung yang ada di kabupaten Jayapura. Langah itu dilakukan  karena aparat kampung ini lebih dekat dengan masyarakatnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Pemkab Jayapura pastikan kebutuhan pokok Desember aman

Selanjutnya

Konopa bedah Noken dari beragam perspektif

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe
wso shell IndoXploit shell wso shell hacklink hacklink satış hacklink wso shell evden eve nakliyat istanbul nakliyat evden eve nakliyat istanbul evden eve nakliyat evden eve nakliyat istanbul nakliyat