Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Polhukam
  3. Legislator minta Kemenhub cabut pembekuan izin operasi MAF
  • Senin, 04 Desember 2017 — 21:09
  • 1573x views

Legislator minta Kemenhub cabut pembekuan izin operasi MAF

“Misalnya mengangkut guru-guru injil dan tenaga medis ke kampung-kampung untuk mendidik anak-anak, dan memberikan pelayanan kesehatan di kampung. Dalam bidang keagamaan juga begitu,” kata Natan, Senin (4/12/2017).
Ilustrasi pesawat MAF – Jubi/Yopin Matuan
Arjuna Pademme
harjuna@tabloidjubi.com
Editor : Galuwo

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Sekretaris Fraksi Gerindra DPR Papua, Natan Pahabol, meminta Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencabut pembekuan izin operasional pesawat milik Mission Aviation Fellowship (MAF).

Ia mengatakan, MAF sudah beroperasi di Papua kurang lebih 70 tahun. MAF melayani penerbangan ke daerah terisolir atau pedalaman Papua, karena visi misinya adalah pelayanan kemanusiaan.

“Misalnya mengangkut guru-guru injil dan tenaga medis ke kampung-kampung untuk mendidik anak-anak, dan memberikan pelayanan kesehatan di kampung. Dalam bidang keagamaan juga begitu,” kata Natan, Senin (4/12/2017).

Menurutnya, MAF juga mengangkut masyarakat dengan harga murah ke daerah yang sulit, karena jika menggunakan pesawat komersil, masyarakat harus membayar lebih besar atau sistem carter.

Ia menyesalkan keputusan Kemenhub membekukan penerbangan MAF. Katanya, mungkin administrasi yang harus dilengkapi pihak MAF, namun operasionalnya tidak harus dihentikan.

“Kan bisa sambil beroperasi, sambil melengkapi apa yang diminta pemerintah. Kalau izin operasional MAF dibekukan, apakah ada alternatif. Kami minta Kementerian Perhubungan mencabut pembekuan izin MAF,” ujarnya.

Selain itu kata Natan, Dinas Perhubungan Provinsi Papua, membicarakan hal ini dengan pihak MAF dan Kemenhub, supaya pesawat milik misionaris itu dapat kembali beroperasi.

“Manfaat pesawat MAF ini sangat dirasakan masyarakat asli Papua yang ada di pedalaman. Kami minta Dinas Perhubungan Provinsi Papua segera melobi kementerian,” ujarnya.

Sebelumnya, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan membekukan izin operasional Mission Aviation Fellowship yang sudah berakhir awal November 2017.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Agus Santoso beberapa waktu lalu mengatakan, berdasarkan Keputusan Menteri Perhubungan No. KP 467 Tahun 2017, izin operasional MAF untuk mengangkut penumpang umum dan barang dengan memungut biaya mempunyai jangka waktu enam bulan, 8 Mei 2017-8 November 2017.

Sebelumnya, MAF sudah memperoleh izin berdasar KP 59 Tahun 2016 dengan jangka waktu satu tahun, yakni sejak 28 Januari 2016-28 Januari 2017.

Berdasarkan ketentuan dalam UU Nomor 1 Tahun 2009 tentang penerbangan, kegiatan angkutan udara bukan niaga hanya mengangkut penumpang atau barang untuk menunjang kegiatan pokoknya, dilarang memungut biaya.

Katanya, Menteri Perhubungan dapat memberikan izin kepada pemegang izin kegiatan angkutan udara bukan niaga, untuk melakukan kegiatan angkutan penumpang dan barang dengan memungut bayaran pada daerah tertentu, dengan memenuhi persyaratan tertentu, dan bersifat sementara, paling lama enam bulan.

“Hanya dapat diperpanjang untuk satu kali pada rute yang sama. Dengan ketentuan tersebut, berarti izin MAF tidak dapat diperpanjang, karena sudah mendapatkan izin dua kali,” kata Agus.   

Namun lanjut dia, MAF dapat mengajukan izin usaha angkutan udara niaga yang dapat mengangkut penumpang umum dan barang dengan memungut biaya. Berakhirnya izin untuk angkut penumpang dan barang dengan memungut biaya bukan berarti MAF tidak dapat beroperasi lagi. (*)

loading...

Sebelumnya

Generasi muda Papua diingatkan jaga keberlangsungan noken

Selanjutnya

Legislator desak pasar mama-mama segera difungsikan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe