Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Pasifik
  3. Akhirnya Kaledonia Baru miliki Presiden
  • Selasa, 05 Desember 2017 — 10:38
  • 1331x views

Akhirnya Kaledonia Baru miliki Presiden

Di Kaledonia Baru, pengunduran diri seorang menteri berarti seluruh kabinet pemerintahan roboh dan sebuah pemerintahan baru harus dipilih oleh Kongres wilayah Prancis tersebut.
Pemerintah Kaledonia Baru akhirnya memilih mantan Presiden Kaledonia Baru, Philippe Germain – RNZI/GouvNC
RNZI
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Zely Ariane

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Nouméa, Jubi – Philippe Germain telah terpilih kembali sebagai Presiden Kaledonia Baru, mengakhiri kekokosongan tiga bulan dalam pemilihan presiden di pemerintahan baru tersebut.

Pemilihan itu terjadi sehari sebelum kedatangan Perdana Menteri Perancis Edouard Philippe di Noumea dan berarti bahwa Kaledonia Baru sekarang memiliki pemerintahan yang utuh untuk pertama kalinya sejak Agustus lalu.

Setelah seminggu melakukan negosiasi, 10 dari 11 menteri dari kedua pihak pro dan anti-kemerdekaan memilih Germain yang merupakan satu-satunya kandidat.

Satu-satunya perbedaan pendapat berasal dari anggota Partai Republik Kaledonia yang anti-kemerdekaan.

Dalam sebuah deklarasi bersama, para pihak yang memilih Germain mengatakan bahwa mereka sepakat mengakhiri krisis itu mengingat berbagai isu penting di depan mereka, termasuk referendum kemerdekaan tahun depan.

Pemilihan pemerintah baru tahun ini didorong oleh pengunduran diri seorang menteri Philippe Dunoyer pada bulan Agustus yang memilih mengambil kursi yang telah dimenangkannya di Majelis Nasional Prancis dan terpaksa harus mengundurkan diri.

Di Kaledonia Baru, pengunduran diri seorang menteri berarti seluruh kabinet pemerintahan roboh dan sebuah pemerintahan baru harus dipilih oleh Kongres wilayah Prancis tersebut.

Dua tahun yang lalu, Kaledonia Baru manghadapi situasi yang sama tanpa presiden selama tiga bulan, lalu akhirnya berhenti setelah para menteri pro-kemerdekaan memutuskan memilih Germain yang kemudian gagal mendapatkan suara mayoritas dari kamp anti-kemerdekaan.(Elisabeth C.Giay)

loading...

Sebelumnya

Penerbit buku-buku Pasifik genap satu dekade

Selanjutnya

Penduduk Kepulauan Pitcairn dalam ‘proses rekonsiliasi

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe