Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Otonomi
  3. Wagub minta masyarakat Papua mandiri 
  • Selasa, 05 Desember 2017 — 15:55
  • 856x views

Wagub minta masyarakat Papua mandiri 

"Banyak perubahan di Papua, tapi masih saja banyak pihak yang tidak syukuri itu dan malah baik mencibir kerja keras pemerintah," kata Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal.
Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal -  Dok. Jubi
Alexander Loen
Editor : Dewi Wulandari
LipSus
Features |
Senin, 23 April 2018 | 13:37 WP
Features |
Selasa, 17 April 2018 | 13:24 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi - Wakil Gubernur (Wagub) Papua, Klemen Tinal, minta masyarakat di wilayahnya mandiri, tidak menjalani hidup seperti zaman dulu yang harus disuapi terus menerus.

"Banyak perubahan di Papua, tapi masih saja banyak pihak yang tidak syukuri itu dan malah baik mencibir kerja keras pemerintah," kata Klemen, kepada wartawan, di Jayapura, belum lama ini.

Saat ini, ujar ia, banyak pihak berkeinginan apa yang dikerjakan pemerintah serba instan atau langsung jadi. Padahal di republik ini, tak ada yang bisa seperti itu, apalagi dalam lingkungan pemerintahan.

"Pemerintah ini sebenarnya hanya fasilitator, sementara yang harus mandiri itu masyarakat. Jadi jangan hidup seperti zaman dulu," ujarnya.

Sembari memberikan contoh fasilitator yang diberikan pemerintah, yakni membangun fasilitas umum serta insfrastruktur terkait, supaya masyarakat bisa cepat mandiri. Termasuk memenuhi kebutuhan umum mereka, baik perumahan, listrik, air bersih, sampai pemenuhan pelayanan kesehatan.

"Kemajuan pembangunan itu yang jelas parameternya harus diukur saat dulu dengan sekarang. Kalau dulu harus diakui kita begitu susah, sewaktu hanya sembilan kabupaten. Bahkan dahulu bupati tidak ada orang Papua. Sekarang semuanya orang Papua, ini fakta dan berarti ada perubahan," katanya.

"Sekali lagi ini fakta sehingga kita jangan munafik. Ini artinya, perubahan itu ada hanya memang butuh proses," sambungnya

Meskipun demikian, dirinya mengaku tetap menerima kritikan yang disampaikan masyarakat kepada pemerintahan saat ini, sembari mengajak semua pihak untuk ikut serta dalam proses pembangunan, baik program yang diberikan pemerintah daerah maupun pusat

"Pusat ingin Papua terus memacu pembangunan agar mampu melewati Malaysia dan Singapura dalam berbagai bidang, baik infrastruktur, ekonomi, sosial kemasyarakatan, dan lainnya,” kata Wagub Klemen. (*)

loading...

Sebelumnya

Pusat perlu buka penerbangan dari Papua ke negara Pasifik

Selanjutnya

Papua bakal dapat 10 persen saham Freeport

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe