Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Pemkab Merauke diminta bangun irigasi berskala besar
  • Selasa, 05 Desember 2017 — 17:28
  • 710x views

Pemkab Merauke diminta bangun irigasi berskala besar

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke diminta membangun komunikasi baik dengan provinsi agar dapat merancang usulan pembangunan irigasi berskala besar ke pemerintah pusat. Karena selama ini petani masih mengandalkan air hujan untuk irigasi.
Saluran irigasi di salah satu kampung di Distrik Tanah Miring, Kabupaten Merauke – Jubi/Frans L Kobun
Ans K
frans@tabloidjubi.com
Editor : Dewi Wulandari

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Merauke, Jubi – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke diminta membangun komunikasi baik dengan provinsi agar dapat merancang usulan pembangunan irigasi berskala besar ke pemerintah pusat. Karena selama ini petani masih mengandalkan air hujan untuk irigasi.

Hal itu disampaikan anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Solaiman Hamzah, kepada sejumlah wartawan, Selasa (5/12/2017).

“Saya kira semua orang tahu Merauke adalah salah satu sentra pertanian. Olehnya, infrastruktur harus dibenahi, sehingga petani juga tidak mengalami kesulitan ketika datang musim tanam,” ungkapnya.

Dikatakan, pihaknya siap membantu memperjuangkan ke pemerintah pusat ketika program pembangunan irigasi telah diusulkan.

“Ya, minimal irigasi di Kabupaten Merauke permanen sehingga alur air dengan leluasa masuk ke areal persawahan petani,” ujarnya.

Dengan irigasi permanen, lanjut dia, secara tidak langsung panen petani akan lebih maksimal.

“Selama ini yang sering dikeluhkan petani di kampung-kampung di lokasi eks transmigrasi adalah saluran irigasi. Saya kira ini harus menjadi perhatian serius pemerintah,” pintanya.

Menyangkut pupuk, katanya, masih menjadi persoalan di berbagai tempat termasuk Merauke.

“Memang ada kebijakan dari Kementerian Pertanian agar pupuk di daerah tertentu yang sudah cukup dialihkan ke kabupaten lain. Hanya saja, belum dijalankan dengan baik,” tuturnya.

Khusus Kabupaten Merauke, katanya, menjadi perhatian khusus untuk penambahan kuota pupuk tahun depan. Karena daerah ini menjadi sentra pertanian.

“Saya akan terus memperjuangkan jatah pupuk petani di Kementerian Pertanian nanti,” ungkap dia.

Nasli Koten, seorang petani di SP-7 Kampung Hidup Baru, Distrik Tanah Miring, mengatakan salah satu persoalan serius yang dihadapi adalah saluran irigasi yang sangat minim.

Akibatnya, petani mengalami kesulitan mengairi areal persawahan miliknya.

“Kita berharap Pemkab Merauke memperbaiki saluran irigasi secara kontinyu, terutama menjelang musim tanam sehingga petani tak mengalami kesulitan lagi,” pintanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Kapal milik WNA Belanda terdampar di perairan Merauke

Selanjutnya

Papua harus kembangkan tanaman umbi-umbian

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe