Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Papua harus kembangkan tanaman umbi-umbian
  • Selasa, 05 Desember 2017 — 17:35
  • 1200x views

Papua harus kembangkan tanaman umbi-umbian

“Saya berharap dinas terkait memiliki inovasi baru untuk bagaimana mengolah umbi-umbian setelah dipanen. Minimal ada industri yang dibangun sehingga nantinya umbi-umbian dimaksud, bisa diolah menjadi tepung,” kata anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Solaiman Hamzah.
Pertemuan para Kepala Dinas Pertanian kabupaten/kota di Provinsi Papua di Swis-Belhhotel Merauke – Jubi/Frans L Kobun
Ans K
Editor : Dewi Wulandari
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Merauke, Jubi – Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Solaiman Hamzah, minta kepada para kepala pinas petanian di kabupaten/kota di seluruh Provinsi Papua agar mengembangkan potensi pertanian dengan baik. Itu dengan tujuan agar cadangan stok pangan masyarakat selalu mencukupi dari tahun ke tahun.

Hal itu disampaikan Solaiman saat memberikan materi pertanian yang dihadiri para kepala dinas dari kabupaten/kota di Provinsi Papua di Swis-belhotel, Selasa (5/12/2017).

Dikatakan, potensi yang dikembangkan harus dilihat juga dengan kondisi daerah sendiri. Khusus di wilayah pegunungan, lanjut Solaiman, yang cocok dikembangkan adalah umbi-umbian.

“Saya berharap dinas terkait memiliki inovasi baru untuk bagaimana mengolah umbi-umbian setelah dipanen. Minimal ada industri yang dibangun sehingga nantinya umbi-umbian dimaksud, bisa diolah menjadi tepung,” ungkapnya.

Dengan tepung yang telah diolah, jelas dia, bisa dijadikan sebagai stok pangan.

“Kita harus belajar dari kasus yang pernah terjadi beberapa tahun silam di beberapa distrik di daerah pegunungan. Saat itu, umbi-umbian mengalami kerusakan dan tak tumbuh dengan baik. Akibatnya, terjadi kelaparan. Sehingga pemerintah pusat ikut turun tangan,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut Solaiman mengatakan banyak peluang belum ditangkap baik oleh para kepala dinas pertanian di kabupaten/kota di Papua dari Kementerian Pertanian RI. Mestinya banyak bantuan didapatkan jika komunikasi intens bersama kementerian terus dibangun.

Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Merauke, Eddy Santoso, mengatakan ada beberapa potensi yang dikembangkan seperti padi, jagung, maupun umbi-umbian.

“Memang secara umum lahan yang dibuka oleh petani lebih banyak dimanfaatkan untuk areal persawahan. Karena struktur tanah cocok untuk pengembangan padi,” ungkap dia. (*)

loading...

Sebelumnya

Pemkab Merauke diminta bangun irigasi berskala besar

Selanjutnya

Masyarakat NTT di Merauke diingatkan harus bersatu

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe