Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lapago
  3. Ini alasan perekaman keterlambatan e-KTP di Jayawijaya
  • Selasa, 05 Desember 2017 — 23:12
  • 915x views

Ini alasan perekaman keterlambatan e-KTP di Jayawijaya

Selain itu sebagian warga terhambat melakukan perekaman dikarenakan tidak memiliki kartu keluarga yang menjadi salah satu persyaratan perekaman e-KTP.
Kendaraan pelayanan kependudukan dan catatan sipil pemkab Jayawijaya-Jubi/Islami
Islami Adisubrata
Editor : Edi Faisol
LipSus
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 18:26 WP
Features |
Kamis, 13 September 2018 | 18:55 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Wamena, Jubi – Sekretaris Daerah Jayawijaya, Yohanes Walilo, mengatakan keterlambatan perekaman hingga pencetakan e-KTP di kabupaten Jayawijaya dikarenakan kerusakan alat rekam yang terjadi beberapa waktu lalu.  Selain itu sebagian warga terhambat melakukan perekaman dikarenakan tidak memiliki kartu keluarga yang menjadi salah satu persyaratan perekaman e-KTP.

“Kita imbau terus kepada masyarakat untuk wajib e-KTP, namun kita terhambat karena ada masalah pada mesin perekaman, tapi sekarang sudah baik dan masyarakat sudah berlomba-lomba melakukan perekaman lagi,” kata Walilo kepada wartawan di kantor bupati, Senin (4/12/2017).

Menurut dia  pada pemilukada serentak 2018 warga yang berhak memilih hanya yang memiliki e-KTP, maka diharapkan ada aturan yang dikeluarkan KPU agar masyarakat dapat memakai surat keterangan.

“Jadi mulai sekarang jika masyarakat ingin menyalurkan hak pilihnya nanti pada 2018, maka harus memiliki e-KTP,” kata Walilo menambahkan.

Pemerintah daerah Jayawijaya tetap optimis masyarakat bisa memiliki e-KTP sebelum Pemilukada. Ia memastikan  paling tidak tercapai 80 persen saat pilkada nanti, karena dinas kependudukan dan catatan sipil juga memiliki mobil layanan keliling untuk perekaman dengan sistem jemput bola.

“Harapan kami nantinya 80-90 persen masyarakat sudah memiliki E-KTP pada 2018 nanti, selain itu ada laporan juga dari dinas banyak masyarakat yang tidak memiliki kartu keluarga dan ini juga yang menyebabkan masyarakat kami banyak tidak memiliki E-KTP.

Asisten I Sekda Jayawijaya, Tinggal Wusono, mengakui partisipasi masyarakat di seluruh Jayawijaya perekaman e-KTP masih  minim. Menurut dia hal ini bukan hanya terkait dengan kesiapan data pemilih pada Pemilukada serentak 2018.

“e-KTP ini juga akan terkait dengan hak-hak layanan yang harus dimiliki. Kesehatan, pendidikan, maupun pada sektor-sektor lain,” kata Tinggal.

Ia memastikan pemerintah daerah sejak awal telah mengantisipasi terkait dengan perekaman e-KTP, untuk kepentingan pelaksanaan pilkada di kabupatenJayawijaya. Meski ia megakui partisipasi masyarakat untuk melakukan perekaman E-KTP masih sangat minim. (*)

loading...

Sebelumnya

Subsidi perintis kargo ke Distrik Trikora terkendala modal

Selanjutnya

Hasil pembangunan dan kuliner Nusantara dipamerkan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe