Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Perda Kampung Adat tak boleh digunakan untuk kepentingan politik
  • Kamis, 27 Oktober 2016 — 04:04
  • 637x views

Perda Kampung Adat tak boleh digunakan untuk kepentingan politik

Dikatakannya, pihaknya akan mengkawal setiap konsolidasi dan sosilisasi di tengah masyarakat terkait perda yang diperuntukan bagi kepentingan masyarakat adat di daerah ini.
Ilustrasi masyarakat adat - Jubi/Engelbert Wally
Engelbert Wally
Editor : Kyoshi Rasiey

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Sentani, Jubi – Koordinator Dewan Adat Suku (DAS) Kabupaten Jayapura meminta agar Peraturan Daerah (Perda) dan seluruh isinya tidak digunakan untuk kepentinan politik oleh siapa saja.

Hal ini ditegaskannyanya berkenan dengan kehadiran Perda Kampung Adat bertepatan dengan momen pilkda yang akan berlangsung di Kabupaten Jayapura.

“Moment pilkada saat ini bertepatan dengan kehadiran Perda Kampung Adat, Perda ini tidak bisa digunakan untuk kepentingan politik oleh siapa saja yang menjadi bagian dalam pelaksanaan pilkada secara langsung,” tegas Daniel Toto, Koordinator DAS Kabupaten Jayapura di Sentani, Rabu (26/10/2016).

Dikatakannya, pihaknya akan mengkawal setiap konsolidasi dan sosilisasi di tengah masyarakat terkait perda yang diperuntukan bagi kepentingan masyarakat adat di daerah ini.

Sementara itu, Theopilus Tegay,  tokoh pemuda di Kabupaten Jayapura mengatakan melalui Perda Kampung Adat ini maka kewenangan penuh diberikan kepada masyarakat adat untuk melaksanakan tugas dan fugsinya dalam pemerintahan yang sudah pernah ada sebelumnya.

“Sebagai kaum muda di daerah ini tentunya bersyukur dan berterima kasih terhadap upaya pemerintah daerah yang telah menetapkan satu peraturan daerah tentang kampung adat,” ujarnya.

Perda ini, lanjutnya, adalah masa depan bagi mereka yang telah lama dilupakan. Sementara untuk pemuda di Kabupaten Jayapura, ia berharap tetap mengkawal dan ikut melaksanakan aturan yang telah ditetapkan. (*)

loading...

Sebelumnya

BK DPRP tunggu surat pengunduran diri tiga legislator

Selanjutnya

Legislator sebut Polda ijinkan keluarga temui terduga anggota OPM

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe