Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Lembar Olahraga
  3. Percasi jaring pecatur Papua berguru ke Rusia
  • Kamis, 07 Desember 2017 — 09:15
  • 604x views

Percasi jaring pecatur Papua berguru ke Rusia

“Mana yang berbakat dan potensial itulah yang akan di sekolahkan ke Rusia,” ujarnya.
Para pecatur juara Christmas Chess tingkat SD, SMP dan SMA saat menerima hadiah – Jubi/Jean Bisay
Jean Bisay
jean@tabloidjubi.com
Editor :

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi – Para juara turnamen catur “Cristmas Chess”, yang digelar Persatuan Catur Selurush Indonesia (Percasi) Papua bersama Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) Papua, menerima trofi dan uang pembinaan bertempat di Aula Otonom Kotaraja, Rabu (6/12/2017).

Kepala Bagian Pembudayaan Disorda Papua,  Iwan Bauw  mewakili Kepala Disorda menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada semua peserta yang sudah ambil bagian dalam turnamen ini.

“Buat para juara tetap semangat dan tetap latihan, yang belum mendapatkan juara juga agar tetap giat berlatih agar ke depan bisa lebih baik lagi. Jangan bosan-bosan untuk tetap mengikuti turnamen. Percasi akan terus menggelar kegiatan seperti ini hingga menuju PON 2020 di Papua,” kata Iwan Bauw Rabu (06/12/2017) kemarin.

Iwan berpesan serta memotivasi pecatur muda harus tetap latihan dengan giat, sebab pecatur terbaik nantinya terpilih sebagai duta Papua untuk disekolahkan ke Rusia.

“Tetaplah berlatih dan jangan bosan-bosan untuk meraih prestasi yang tertinggi, dan itu saja pesan yang bisa kami sampaikan terimkasih atas partisipasi semua peserta,” ujarnya.

Sekertaris Umum Percasi Papua, Banjir Ambarita mengaku, Percasi punya program untuk menuju PON 2020, pecatur  muda yang sangat potensial mulai SD, SMP dan SMA nantinya kita  seleksi di  kirim ke Jakarta sebelum berguru ke Rusia.

Atlet potensial, secara khusus pecatur orang asli Papua untuk tiga tahun ke depan tepatnya pas dengan pelaksanaan PON 2020.

“Kita programkan untuk sekolah ke Rusia. Kemungkinan rencana kami itu Tahun depan  sudah bisa dilaksanakan,” katanya.

Percasi Papua juga siap membuka sekolah catur Utut Adianto. Rencananya paling lambat awal tahun depan. Dengan masuknya anak-anak disana mereka makin baik lagi ke depan.

“Turnmanen seperti ini ke depan kita akan buat sekali dalam sebulan, sampai kita menuju ke Rusia. Program ini menjadi kemauan ketua umum Percasi bapak Klemen Tinal. Pecatur potensial akan disekolahkan ke Eropa, karena kita tahu kiblat catur dunia itu ada di Eropa timur,” ujarnya.

Kami terus monitor untuk pantau, tinggal nanti kalau sekolah catur Utut Adianto sudah buka kita akan poles lagi, sebelum kita  tes lagi di SKUA Jakarta, ditangani langsung Kristianus Liem.

“Mana yang berbakat dan potensial itulah yang akan di sekolahkan  ke Rusia,” ujarnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Langkah Persewar kian berat, wajib menang lawan PSDS

Selanjutnya

32 pelatih ikut kursus sepak bola lisensi D nasional

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe