Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Mamta
  3. Delapan sektor jadi perhatian dalam sidang RAPBD Mamteng 2018
  • Kamis, 07 Desember 2017 — 10:57
  • 2272x views

Delapan sektor jadi perhatian dalam sidang RAPBD Mamteng 2018

APBD tahun 2018 sejumlah sektor masih menjadi prioritas antara lain pendidikan, kesehatan, perekonomian, keagamaan (Konferensi Gereja GIDI), perkantoran, dan perumahan termasuk Pilkada Bupati.
Bupati Mamberamo Tengah, R. Ham Pagawak, menyerahkan materi sidang kepada Ketua DPRD, Berius Kogoya, Rabu (6/12/2017) – Jubi/Jean Bisay
Jean Bisay
jean@tabloidjubi.com
Editor : Dewi Wulandari

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi - DPRD bersama Pemerintah kabupaten (Pemkab) Mamberamo Tengah (Mamteng) bergerak cepat dengan menggelar sidang Rancangan Anggaran Belanja Daerah (RAPBD) 2018.

Sidang membahas RAPBD 2018 dan Non APBD 2017 itu dibuka Ketua DPRD Mamberamo Tengah, Berius Kogoya, didampingi Wakil Ketua I, Julianus Tabuni, Wakil Ketua II, Otho Pugumis, Bupati R. Ham Pagawak, dan Wakil Bupati Yonas Kenelak, berlangsung di Hotel Delima Kota Jayapura, Papua, Rabu (6/12/2017).

Turut hadir dalam pembukaan sidang tersebut 18 anggota legislator DPRD Mamteng dan pimpinan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).

Dalam kesempatan itu, Bupati R Ham Pagawak, menyerahkan materi sidang kepada Ketua DPRD Berius Kogoya, untuk selanjutnya dibahas. 

Bupati R Ham Pagawak dalam pengantar nota keuangan mengatakan penyusunan RAPBD tahun 2018 dilaksanakan berdasarkan peraturan pemerintah nomor 58 tahun 2005 tentang pengelolaan keuangan daerah dan peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 13 tahun 2006 tentang pedoman pengelolaan keuangan daerah.

Ham Pagawak menjelaskan materi yang diajukan dalam sidang paripurna ini adalah kebijakan umum anggaran (KUA) 2018 dan prioritas plafon anggaran sementara (PPAS) perubahan 2018.

Rancangan peraturan bupati (Raperbup) APBD 2018, rancangan peraturan daerah penjabaran perubahan APBD 2018 dan nota keuangan yang wajib disampaikan selaku bupati Mamberamo Tengah yang diamanatkan dalam undang-undang nomor 32 tahun 2004 tentang pemerintahan daerah.

Bupati Ham menuturkan materi pertama yang disampaikan kepada pimpinan dan anggota Dewan adalah tentang kebijakan umum anggaran (KUA) dan prioritas plafon anggaran sementara perubahan (PPAS) tahun anggaran 2018.

“Kedua materi ini disatukan karena merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan,” katanya.

Menurut Bupati Ham, dibanding tahun 2017 lalu, APBD Kabupaten Mamberamo Tengah untuk tahun 2018 mengalami penurunan. Untuk tahun APBD tahun 2018 mencapai Rp 99.045.602.709.

Bupati Pagawak mengakui kebutuhan dalam bentuk program dan kegiatan yang diusulkan dalam RKPD 2018 jauh melebihi ketersedian anggaran sehingga banyak program dan kegiatan yang terakomodir pembiayaannya.

“Inilah kenyataan yang kita hadapi, dengan demikian plafon anggaran yang minim tersebut diharapkan dapat mengotimalkan program kegiatan yang telah ditetapkan dengan tetap memenuhi azas-azas pengelolaan keuangan daerah yang efektif, efesien, dan transparan,” ujarnya.

Bupati Ham menegaskan walau APBD tahun 2018 turun dibanding tahun sebelumnya, namun pemerintah tetap memegang komitmen membangun apa yang sudah menjadi prioritas.

APBD tahun 2018 sejumlah sektor masih menjadi prioritas antara lain pendidikan, kesehatan, perekonomian, keagamaan (Konferensi Gereja GIDI), perkantoran, dan perumahan termasuk Pilkada Bupati.

“Saya berharap agar anggota DPRD membahas RAPBD ini dalam waktu yang tidak terlalu lama, sebab ada batasan waktu yang diberikan Pemprov Papua. Ini juga berpengaruh pada transfer dana dari pemerintah pusat,” imbuhnya.

Bupati Ham mengakui sidang APBD kali ini terpaksa digelar di Jayapura karena kondisi dan waktu agar sidang bisa cepat selesai dan dibawa selanjutnya untuk dikonsultasikan dan evaluasi di provinsi.

Ketua DPRD, Berius Kogoya, minta seluruh anggota DPRD sungguh-sungguh melihat dan membahas materi sidang yang sudah disampaikan eksekutif apakah ini sudah sesuai dengan kebutuhan sehingga nantinya DPRD bisa menyempurnakan APBD ini.    

“Saya minta anggota DPRD untuk melihat ini dengan serius sebab pada tahun 2018 ada beberapa kegiatan yang menjadi perhatian seperti Pilkada, Konferensi Gereja GIDI, dan beberapa sektor lainnya,” ujarnya.

Berius menyampaikan apresiasi kepada eksekutif yang telah bekerja keras dalam menyusun dokumen APBD ini sehingga siap untuk dibahas.

Menurutnya, tahun 2018 mendatang adalah tahun politik di kabupaten Mamberamo Tengah, diharapkan semua OPD agar bertanggung-jawab untuk merealisasikan seluruh anggaran kegiatan sesuai dengan peruntukannya.

Berius Kogoya atas nama DPRD Mamteng menyampaikan terima kasih kepada bupati dan wakil bupati yang selama lima tahun memimpin sudah berjuang membawa perubahan bagi daerah ini melalui sejumlah gebrakan sehingga hasilnya sudah dinikmati rakyat Mamberamo Tengah. (*)

loading...

Sebelumnya

Natal KMB dihadiri Ephorus HKBP Darwin Lumbantobing 

Selanjutnya

Libur semester sekolah Kota Jayapura mulai 15 Desember 2017

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe