Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Saireri
  3. Penertiban angkot di Nabire tunggu terminal selesai dibangun
  • Kamis, 07 Desember 2017 — 14:55
  • 1387x views

Penertiban angkot di Nabire tunggu terminal selesai dibangun

“Terminal tipe B ini direncanakan dibangun di Bumiwonorejo. Saat ini sudah dalam tahapan kedua pembangunannya,” kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Nabire, Alfius Douw, saat diwawancarai di ruang kerjanya, Rabu (6/12/2017).
Kepala Dinas Perhubungan Nabire, Alfius Douw, di ruang kerjanya - Jubi/CR-1
Admin Jubi
redaksionline@tabloidjubi.com
Editor : Dewi Wulandari

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Nabire, Jubi – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Nabire, Alfius Douw, mengatakan penertiban angkutan umum antar kabupaten, antar distrik, dan angkutan umum kota tunggu terminal tipe B selesai dibangun.

“Terminal tipe B ini direncanakan dibangun di Bumiwonorejo. Saat ini sudah dalam tahapan kedua pembangunannya,” kata Alfius, saat diwawancarai di ruang kerjanya, Rabu (6/12/2017).

Alfius juga mengatakan termintal tipe B ini dibangun Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan hal ini menjadi kewenangan provinsi.

“Kecuali teminal tipe C misalnya yang akan dibangun itu dari kabupaten, dalam hal ini Dinas Perhubungan. Tetapi demi kemajuan daerah, terutama kepada masyarakat Nabire,” katanya.

Alfius juga mengatakan persoalan penertiban angkutan umum di Nabire memang persoalannya lama.

“Nabire menanggung beban dari kabupaten Paniai, Dogiyai, dan Deiyai yang sampai saat ini mobil-mobil semua dioperasikan ke Nabire lewat jalan darat,” kata Alfius.

Alfius juga mengatakan persoalan angkutan umum juga amburadul.

“Mobil pejabat-pejabat daerah di Paniai, Dogiyai, dan Deiyai beberapa dioperasikan ke Nabire dan dijadikan mobil angkutan umum. Mobil-mobil itu berplat merah dan hitam. Ini sebenarnya juga bermasalah,” katanya.

Alfius juga mengatakan semua ketertiban angkutan umum di Nabire, tunggu terminal tipe B dibangun.

“Nanti setelah dibangun, semua angkutan akan kami usahakan untuk tertibkan disana,” katanya.

Kordinator sopir angkutan kota, Suwardi, mengatakan angkutan kota juga menjadi persoalan sampai saat ini.

“Kalau mau tertibkan harus tertibkan dengan benar. Jangan hanya sebatas kata-kata saja,” kata Suwardi.

Seorang sopir angkutan antar kabupaten, Markus Degei, mengatakan kalau pemerintah mau serius tangani soal ini, harus benar-benar serius.

“Masyarakat Nabire khususnya lebih banyak kalau mau cari penumpang ke pasar Karang Tumaritis,” katanya.

Pemerintah punya tanggung jawab untuk membuat masyarakat dan sopir-sopir untuk bisa tertib sambil menunggu terminal tipe B selesai dibangun.

“Memang benar apa yang dikatakan Kepala Dinas Perhubungan Nabire soal harus kita ke daerah dekat-dekat terminal yang baru dibangun di Wonorejo, tapi masyarakat yang mau berangkat ke atas semua pasti ke pasar Karang Tumaritis jadi,” katanya lagi.

Markus berharap terminal tipe B ini bisa dipercepat pembangunannya supaya nanti pihaknya bisa berdiskusi dan bicara lagi soal pengaturan pada terminal yang direncanakan dibangun itu. (CR-1*)

loading...

Sebelumnya

Pendamping akreditasi puskesmas enggan menjawab dugaan korupsi Dinkes Nabire

Selanjutnya

Koname Papua buka lapak buku dan mengajar gratis

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe