Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Pertamina MOR 8: Empat titik akhir target 2017 sudah pengecekan fisik 
  • Jumat, 08 Desember 2017 — 09:04
  • 1940x views

Pertamina MOR 8: Empat titik akhir target 2017 sudah pengecekan fisik 

Manajer Penjulan PT Pertamina MOR 8 Maluku Papua, Zibali Hisbul Masih, menyatakan dari 19 target secara nasional 15 titik lokasi lembaga penyalur BBM Satu Harga telah terbangun. Empat lainnya saat ini dalam proses pengecekan fisik oleh tim Pertamina yang dipimpinnya. 
SPBU Kompak di Tambrauw, Papua Barat, yang diresmikan beberapa waktu lalu - Dok. Pertamina
Sindung Sukoco
sindung@tabloidjubi.com
Editor : Dewi Wulandari

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi - PT Pertamina (Persero) masih membangun empat lokasi penjualan bahan bakar minyak satu harga di Provinsi Papua.

Manajer Penjulan PT Pertamina MOR 8 Maluku Papua, Zibali Hisbul Masih, menyatakan dari 19 target secara nasional 15 titik lokasi lembaga penyalur BBM Satu Harga telah terbangun. Empat lainnya saat ini dalam proses pengecekan fisik oleh tim Pertamina yang dipimpinnya. 

Empat lokasi Stasiun Pengisian Bakar Umum itu berada di Waropen, Serui, Boven Digoel, dan Inawatan serta tambahan di Weda Halmahera sebagai cadangan.

“Saat ini tim kami di Boven Digoel lagi pengecekan fisik supaya bisa diresmikan pada pertengahan bulan. Adajuga tim yang ke Supiori, yang saat ini sudah selesai pengecekan fisik. Sementara di Waropen dan Inawatan lagi proses finishing,” ujarnya kepada Jubi, Rabu (6/12/2017). 

Zibali menegaskan Pertamina mendukung program pemerintah dengan pemberlakuan distribusi BBM satu harga di wilayah kerja MOR 8. 

“Upaya keras dilakukan pihaknya mewujudkan BBM Satu Harga di pelosok dan tak semudah itu, karena saat ini tim kami tak bisa ke Midiptana karena jalan rusak akibat hujan,” lanjutnya. 

Pemerintah melalui Pertamina MOR 8 terus berupaya memantapkan program BBM satu harga demi asas pemerataan dan sebagai upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi di daerah khususnya di Indonesia wilayah timur.

Nino Waraira, seorang warga Waropen, mengatakan dirinya sangat mendukung jika ada penambahan SPBU.

“Memang perlu ada penambahan SPBU karena yang ini satu saja setiap buka selalu tidak cukup kadang orang bertengkar karena tidak dapat  sebab bukan saja dilayani motor, mobil tapi juga jerigen untuk motor laut atau speed dan perahu. Soalnya harga di pengencer kan Rp 10 ribu 1 liter kalo lagi banyak. Kalo kosong bisa sampai Rp 20 ribu,” ungkapnya (*)

loading...

Sebelumnya

Jelang Natal, harga daging dan telur diprediksi naik

Selanjutnya

Sejak launching, penggunaan Bright Gas terus meningkat

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe