Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Jelang Natal, tempat hiburan malam ditutup tiga hari
  • Jumat, 08 Desember 2017 — 10:25
  • 1338x views

Jelang Natal, tempat hiburan malam ditutup tiga hari

Polres Merauke bersama Satuan Polisi Pamong Praja serta pengelola tempat hiburan malam melakukan pertemuan bersama. Dari pertemuan tersebut, disepakati tempat hiburan malam, baik bar maupun diskotik, ditutup selama tiga hari, 24-26 Desember 2017. Itu untuk menghormati umat Kristiani yang sedang merayakan Natal.
Pertemuan bersama pemilik tempat hiburan malam yang berlangsung di Kantor Satpol PP Merauke – Jubi/Frans L Kobun
Ans K
Editor : Dewi Wulandari

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Merauke, Jubi – Polres Merauke bersama Satuan Polisi Pamong Praja serta pengelola tempat hiburan malam melakukan pertemuan bersama. Dari pertemuan tersebut, disepakati tempat hiburan malam, baik bar maupun diskotik, ditutup selama tiga hari, 24-26 Desember 2017. Itu untuk menghormati umat Kristiani yang sedang merayakan Natal.

Kepala Satpol PP Kabupaten Merauke, Elyas Refra, kepada sejumlah wartawan di ruang kerjanya, Kamis (7/12/2017), mengatakan meskipun sempat terjadi pro-kontra, namun akhirnya disepakati tempat hiburan malam maupun diskotik ditutup tiga hari.

“Pada hari raya umat Islam juga saya tutup tempat hiburan malam tiga hari. Hal serupa  dilakukan saat umat Kristiani merayakan Natal. Sebagai warga negara Indonesia yang baik, kita harus saling menghormati,” pintanya.

Ditegaskan, jika ada yang membandel dengan tetap membuka, sanksi tegas akan diberikan.

“Saya sudah sampaikan dalam pertemuan bersama tadi juga,” ungkapnya.

Sanksi yang diberikan, katanya, membayar denda sebanyak Rp 7 juta. Kalau tidak, menjalani hukuman selama tiga tahun di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Merauke.

Kasat Shabara Polres Merauke, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Theodorus Tawaru, menambahkan pihaknya akan melakukan operasi rutin di berbagai tempat termasuk di tempat hiburan malam maupun diskotik menjelang hari raya Natal.

“Betul telah ada kesepakatan bersama bahwa tiga hari tempat hiburan ditutup. Itu harus dijalankan dan jika ada yang membandel, kita amankan dan diproses sesuai aturan,” tegasnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Tiga pemilik ratusan botol vodka dikirim ke Wamena

Selanjutnya

Perda pengendalian minuman beralkohol harus direvisi

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe