Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Meepago
  3. Pengangguran terdidik Paniai tersingung pernyataan anggota dewan
  • Minggu, 10 Desember 2017 — 17:59
  • 2086x views

Pengangguran terdidik Paniai tersingung pernyataan anggota dewan

Masyarakat terdidik Paniai menyatakan tidak pernah menciptakan masalah di kabupaten yang disebut bumi Wagadei itu.
Aktivitas pemuda terdidik di Paniai saat menyuarakan musibah air danau Paniai meluap beberapa waktu lalu - Jubi/Abeth You
Abeth You
Editor : Edi Faisol
LipSus
Features |
Jumat, 22 Juni 2018 | 21:50 WP
Features |
Jumat, 22 Juni 2018 | 16:20 WP
Features |
Kamis, 21 Juni 2018 | 17:48 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Paniai, Jubi – Sejumlah pengangguran terdidik di Kabupaten Paniai, Papua mengaku tersinggung dengan pernyataan salah satu DPRD setempat yang menyebutkan masalah yang terjadi di Paniai dilakukan oleh para pengangguran. Masyarakat terdidik Paniai menyatakan tidak pernah menciptakan masalah  di kabupaten yang disebut bumi Wagadei itu.

“Bahkan mereka semua profesional, berwibawa dan beretika,” kata tokoh pemuda Paniai, Tinus Pigai, kepada Jubi, Sabtu, (9/12/2017).

Ia mengecam pernyataan yang pernah disampaikan olehs alah satu anggota dewan itu. Menurut dia, keberadaan pengangguran yang terdidik telah membawa dampak positif bagi masyarakat Paniai karena bisa mengatasi tugas-tugas DPRD, terutama masalah sosial maupun kemanusiaan yang terjadi di kabupaten itu.

Menurut Tinus anggota DPRD harus mencabut pernyataan yang dapat dimanfaatkan oleh oknum tertentu dalam melabelkan nama TPN-PB/OPM dengan nama KKB dan KKSB di Paniai. “Dan juga pernyataan yang berdampak merugikan pengangguran dan masyarakat yang sedang hidup dengan baik dan aman,”kata Tinus menjelaskan.

Tinus berencana mengerahkan semua pengangguran terdidik yang ada di kabupaten Paniai turun minta pertanggungjawabannya di kantor DPRD Kabupaten Paniai.

Sebelumnya anggota DPRD Kabupaten Paniai, Petrus Zonggonau, menyatakan tak ada TPN dan OPM di daerahnya. Ia menyebutkan pelaku yang sering membikin kacau di Paniai hanya kelompok pengangguran karena ketiadaan lapangan kerja yang disediakan oleh Pemerintah Daerah setempat.

“Yang bikin kacau itu pengangguran. Lulusan master, sarjana, diploma, SMA. Itu karena tidak ada lapangan pekerjaan. Ini masalah serius,” kata Petrus, Rabu, (22/11/2017). (*)

loading...

Sebelumnya

Kapolres Paniai bakal menindak anggotanya yang berpolitik

Selanjutnya

Panwaslu Paniai sosialisasikan pengawasan bersama pelajar

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe
wso shell IndoXploit shell wso shell hacklink hacklink satış hacklink wso shell evden eve nakliyat istanbul nakliyat evden eve nakliyat istanbul evden eve nakliyat evden eve nakliyat istanbul nakliyat