Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Saireri
  3. Jalan Jayanti jadi tempat pembuangan sampah liar
  • Minggu, 10 Desember 2017 — 19:03
  • 943x views

Jalan Jayanti jadi tempat pembuangan sampah liar

"Disini bukan hanya masyarakat yang buang sampah. Kios dan toko di sekitar Jayanti juga membuang sampah disini," kata warga Jayanti, Engel Dogopia, saat diwawancarai Jubi, Sabtu (9/12/2017).
Sampah menggunung di bahu jalan Jayanti, Nabire - Jubi/CR-1
Admin Jubi
Editor : Dewi Wulandari
LipSus

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Nabire, Jubi  - Jalan Jayanti kabupaten Nabire kini menjadi tempat pembuangan sampah liar.

"Disini bukan hanya masyarakat yang buang sampah. Kios dan toko di sekitar Jayanti juga membuang sampah disini," kata warga Jayanti, Engel Dogopia, saat diwawancarai Jubi, Sabtu (9/12/2017).

Engel juga mengatakan kalau penumpukan sampah beberapa waktu lalu belum separah saat ini.

"Tapi sekarang tambah parah. Ini di jalan raya lagi. Bisa-bisa nanti sampai di tengah jalan kalau tidak segera ditangani," katanya lagi.

Seorang warga masyarakat yang lama tinggal di kompleks Jayanti, Markus Ugipa, mengatakan dirinya sangat heran ketika melihat sampah seperti ini.

"Dulu tidak ada. Saya lama tinggal disini. Bukan apa-apa tapi ini tugas pemerintah," katanya lagi.

Dirinya mengaku pernah mau mengakomodir masyarakat disekitar untuk membersihkan sampah tapi tidak terlaksana karena kesadaran masyarakat yang minim soal membuang sampah pada tempatnya.

"Makanya mau dan tidak mau ini tugas pemerintah dan masalah ini harus segera ditangani," katanya.

Kepala Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Nabire, Klemens Danumira, dalam diskusi RRI Pasar pada 23 November 2017 di pasar Oyehe Nabire, mengatakan pihaknya hanya memiliki dua truk kontainer untuk mengangkut sampah di Nabire.

"Makanya kami selalu kewalahan. Bahkan sampah di pasar-pasar dan dimana saja juga hampir sebulan sekali, dua bulan sekali, bahkan lima bukan sekali baru diangkut," kata Klemens.

Klemens juga menuding masyarakat terutama pedagang dan penjual di Nabire belum memiliki kesadaran membuang sampah pada tempatnya.

Selain itu, Klemens juga mengatakan untuk kabupaten Nabire anggaran daerah untuk ketertiban lingkungan relatif kecil.

"Makanya kami kewalahan membeli truk untuk kebersihan lingkungan," kata Klemens.

Klemens juga mengatakan apalagi sekarang dana-dana daerah semua lewat bupati.

"Sekarang tidak lewat kami di dinas-dinas," katanya.  (*)

loading...

Sebelumnya

Mama-mama pasar Nabire terima pembagian lampu cas dari relawan

Selanjutnya

Supiori targetkan satu kampung satu PAUD

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe