Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Saireri
  3. Supiori targetkan satu kampung satu PAUD
  • Minggu, 10 Desember 2017 — 19:28
  • 1557x views

Supiori targetkan satu kampung satu PAUD

Kabupaten Supiori memiliki 39 kampung dan 20-an kampung di antaranya sudah memiliki fasilitas lembaga PAUD
Ilustrasi para tenaga didik guru TK Di Nabire Jubi/Dok
ANTARA
Editor : Edi Faisol
LipSus
Features |
Senin, 15 Oktober 2018 | 06:14 WP
Features |
Minggu, 14 Oktober 2018 | 21:06 WP
Features |
Minggu, 14 Oktober 2018 | 19:52 WP
Features |
Minggu, 14 Oktober 2018 | 12:30 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Biak,Jubi - Pemerintah Kabupaten Supiori, Papua menargetkan pada tahun 2021 nanti setiap kampung punya lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Tercatat sejak tahun 2017 ini Pemkab Supiori sudah membangun tiga gedung baru PAUD di berbagai kampung.

“Kabupaten Supiori memiliki 39 kampung dan 20-an kampung di antaranya sudah memiliki fasilitas lembaga PAUD,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Supiori, Rafles Ngilamele, Minggu (10/122017).

Menurut dia, pembangunan PAUd akan digenjot tahun 2018, dengan membentuk kelembagaan di sejumlah kampung yang belum memiliki PAUD.  Rafles optimis pendirian PAUD di semua kampung pada tahun 2021 tercapai, karena sesuai dengan kebijakan Bupati Supiori Jules F Warikar.

Untuk mendukung program itu, pemerintah daerah Supiori akan menobatkan bunda-PAUD serta meningkatkan kapasitas kompetensi guru melalui program diklat dasar berjenjang lanjutan. “Itu dilakukan pada tahun 2018,” kata Rafles menjelaskan.

Penobatan bunda PAUD dikukuhkan ke Istri Bupati Supiori, Ance Warikar, sementara para istri kepala distrik menjadi Bunda PAUD tingkat distrik. “Begitu pula istri kepala kampung menjadi Bunda PAUD kampun,” katanya.

Tercatat animo orang tua Kabupaten Supiori yang menyekolahkan anak di lembaga PAUD dan pendidikan non formal dalam satu tahun terakhir meningkat hingga 100 persen. Catatanya menunjukan  anak usia dini yang disekolah di lembaga PAUD mencapai 1000-siswa.

“Naik dari sebelumnya berkisar 500-an anak, ada peningkatan signifikan dengan kepersertaan pendidikan anak usia dini,"ujar Rafles menjelaskan.

Sedangkan data pemerintah kabupaten tahun 2016 hingga 2017 angka partisipasi kasar PAUD untuk kelompok anak usia 4 hingga 6 tahun mencapai di atas 90 persen.

Di kabupaten Nabire juga sedang menekankan pendidikan usia dini sejak Taman Kanak – Kanak TK dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). “Karena  Pendidikan usia dini adalah awal dari pendidikan yang membentuk karakter seseorang,” kata Kepala Bidang Pendidikan Luar Sekolah (PLS), kabupaten Nabire , Dominikus Adii, bulan Mei lalu.

Menurut dia guru TK dan PAUD harus kreativitas dalam mendidik anak, agar mutu Kabupaten Nabire lebih baik lagi. (*)

loading...

Sebelumnya

Jalan Jayanti jadi tempat pembuangan sampah liar

Selanjutnya

Masnap HAM: Ruang demokrasi di Nabire memprihatinkan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Dunia |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4807x views
Polhukam |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 4195x views
Polhukam |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 3729x views
Advertorial |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 3412x views
Polhukam |— Sabtu, 06 Oktober 2018 WP | 3291x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe