Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Pentas seni digelar di Abepura, peringati Hari HAM sedunia
  • Minggu, 10 Desember 2017 — 20:06
  • 1313x views

Pentas seni digelar di Abepura, peringati Hari HAM sedunia

"Negara tidak pernah mau menyelesaikan dan merespons, sehingga kami mengingatkan kepada rakyat Papua bahwa kita tetap menuntut agar negara menyelesaikan pelanggaran HAM di atas tanah Papua," tegasnya.
Kegiatan pentas seni memperingati Hari HAM sedunia yang berlangsung di Abepura malam tadi, Minggu (10/12/2017) - Jubi/Agus Pabika
Agus Pabika
Editor : Galuwo
LipSus
Features |
Senin, 23 April 2018 | 13:37 WP
Features |
Selasa, 17 April 2018 | 13:24 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi - Memperingati Hari HAM sedunia, 10 Desember 2017, pemuda-pemudi Papua dari lima komunitas di antaranya Ko'sapa, Sangar musik Biak, Papuansvoices, Papuansphoto dan Front Persatuan Rakyat, menggelar pentas seni dengan tema "Lagu dan Puisi Untuk Kehidupan", berupa sajian musik, puisi, dan renungan yang berlangsung di Abepura, Minggu (10/12/2017).

Penanggung jawab kegiatan Aleks Giyai mengatakan kegiatan untuk mengingatkan rakyat Papua, bahwa pelanggaran HAM masih terjadi di tanah Papua.

"Negara tidak pernah mau menyelesaikan dan merespons, sehingga kami mengingatkan kepada rakyat Papua bahwa kita tetap menuntut agar negara menyelesaikan pelanggaran HAM di atas tanah Papua," tegasnya.

Lanjutnya, para seniman Papua ingin menyampaikan aksi pentas seni sengaja dipilih, untuk menyentuh hati siapa saja, dengan pembacaan puisi dan musik.

Sementara itu koordinator kegiatan, Alfonsa Wayap, mengatakan ingatan tentang kekerasan dan ketidakadilan yang terjadi di tanah Papua, harus terus dijaga.

"Jangan pernah melupakannya. Negara berkewajiban untuk menghormati setiap hak asasi manusia." (*)

loading...

Sebelumnya

Peringati Hari HAM sedunia, FPR ajak aksi damai besok

Selanjutnya

Ones Pahabol - Petrus Mambay deklarasikan bakal Cagub Cawagub

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe