Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Pasifik
  3. Banjir bandang rusak dua jembatan di Dataran Guadalcanal
  • Senin, 11 Desember 2017 — 13:32
  • 793x views

Banjir bandang rusak dua jembatan di Dataran Guadalcanal

Jembatan tersebut menghabiskan dana $ 15,58 Juta yang disetujui ADB untuk membantu Kepulauan Solomon membangun kembali infrastruktur transportasi yang rusak akibat banjir bandang baru-baru ini.
Sebagian dari Jembatan Mberande yang rusak akibat banjit bandang Senin minggu lalu (04/12/2017) – Solomon Star/ Teddy Kafo
Admin Jubi
Editor : Zely Ariane

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Guadalcanal, Jubi – Banjir bandang di dataran Guadalcanal telah menyapu bersih satu jembatan dan merusak satu lainnya.

Ratusan warga kampung juga kehilangan kebun mereka setelah banjir Senin minggu lalu (4/12/2017).

Jembatan Sungai Tinahula, yang menghubungkan Honiara ke lokasi tambang Gold Ridge di Guadalcanal tengah hanyut, memotong hubungan penting antara dua area ini.

Jembatan Mberande, yang dibangun oleh Asian Development Bank (ADB) dan diserahkan ke pemerintah pada bulan Agustus lalu, rusak sebagian.

Menurut Ministry of Infrastructure Development (Kementerian Pembangunan Infrastruktur; MID), banjir tersebut merusak sebagian jalan menaiki Jembatan Mberande dan pinggiran sungai.

Jembatan Sungai Mberande yang baru nampaknya telah melakukan tugasnya dalam bertahan saat peristiwa banjir bandang.

“Para insinyur saat ini sedang melakukan penilaian jalan yang dilaporkan rusak dan akan menyediakan laporan terperinci kepada MID sesuai permintaan mereka.

“Sungai ini sering bergeser dari jalurnya karena kenaikan tingkat permukaan dan intensitas air di hulu,” kata MID dalam sebuah pernyataan.

Namun, lalu lintas kendaraan dapat dilanjutkan setelah perusahaan kontraktor China Harbour Engineering Company (CHEC) memobilisasi mesin mereka melakukan perbaikan kilat di jalan itu.

Mberande adalah salah satu dari sejumlah jembatan yang dibangun di bawah kerja sama Pemerintah Kepulauan Solomon dan dukungan ADB untuk Proyek Perbaikan Sektor Transportasi akibat Banjir.

Jembatan tersebut menghabiskan dana $ 15,58 Juta yang disetujui ADB untuk membantu Kepulauan Solomon membangun kembali infrastruktur transportasi yang rusak akibat banjir bandang baru-baru ini.

Semua jembatan dibangun dengan bantuan para petani dan investor yang memanfaatkan potensi pertanian di dataran Guadalcanal.

Salah satu faktor penyebab banjir bandang di Mberande adalah aktivitas penebangan pohon yang dilakukan di hulu.

Sementara itu, upaya membuka kembali lokasi tambang Gold Ridge diperkirakan akan terganggu akibat hanyutnya Jembatan Sungai Tinahula.(Solomon Star/Elisabeth C.Giay)

loading...

Sebelumnya

Minim hasil, Pemerintah PNG kaji proyeknya

Selanjutnya

Partai Presiden Prancis akan bersaing dalam pemilu di Tahiti

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe