Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Pasifik
  3. Partai Presiden Prancis akan bersaing dalam pemilu di Tahiti
  • Senin, 11 Desember 2017 — 13:41
  • 929x views

Partai Presiden Prancis akan bersaing dalam pemilu di Tahiti

Partai En Marche yang dipimpin Emmanuel Macron tidak memiliki koalisi formal di antara politisi Polinesia Prancis yang umumnya bersekutu dengan partai-partai Prancis yang lebih mapan.
Emmanuel Macron saat berpidato di Lyon di depan 16.000 jiwa untuk Pemilu Presiden Perancis – RNZI/AFP
RNZI
Editor : Zely Ariane
LipSus
Features |
Senin, 23 April 2018 | 13:37 WP
Features |
Selasa, 17 April 2018 | 13:24 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Tahiti, Jubi – Partai En Marche yang berkuasa di Prancis mengumumkan bahwa mereka akan bersaing dalam pemilihan teritorial Polinesia Prancis tahun depan.

Cabang partai di Tahiti itu belum menyebutkan kandidatnya. Mereka hanya mengeluarkan pernyataan mengecam kemiskinan wilayah tersebut yang sekarang telah mencakup 55 persen populasi.

Dalam sebuah pesan untuk 700 orang yang paling berpengaruh di mayoritas politik Polinesia Prancis, En Marche juga menyoroti ketidaksetaraan.

En Marche juga mengatakan tidak ada upaya redistribusi pendapatan sementara biaya hidup jauh lebih tinggi daripada di Prancis.

Mereka mencatat tidak adanya bantuan keuangan untuk pengangguran atau dukungan dasar dari skema jaminan sosial Revenu de solidarité active, RSA.

Dan mareka juga menambahkan statistik bidang kesehatan menunjukkan 70 persen laki-laki dan setengah dari perempuan mengalami kelebihan berat badan, dengan harapan hidup delapan tahun lebih rendah daripada di Prancis.

En Marche telah berulang kali mengritik pemerintah di Tahiti, mencela dengan penundaan debat tentang reformasi sistem jaminan sosial bulan Agustus lalu.

Selain itu, mereka juga mencemooh presiden majelis teritorial itu, Marcel Tuihani, yang bulan lalu karena keingannya melakukan pembicaraan dengan atase-atase En Marche akan membentuk partainya sendiri.

Partai En Marche yang dipimpin Emmanuel Macron tidak memiliki koalisi formal di antara politisi Polinesia Prancis yang umumnya bersekutu dengan partai-partai Prancis yang lebih mapan.(Elisabeth C.Giay)

loading...

Sebelumnya

Banjir bandang rusak dua jembatan di Dataran Guadalcanal

Selanjutnya

Kepentingan nasional Vanuatu harus diatas kepentingan partai

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe