Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Nasional & Internasional
  3. Kepemimpinan baru ULMWP sampaikan terima kasih pada rakyat Vanuatu
  • Senin, 11 Desember 2017 — 13:58
  • 3284x views

Kepemimpinan baru ULMWP sampaikan terima kasih pada rakyat Vanuatu

“Berkat dukungan tetangga-tetangga Pasifik kamilah yang telah membantu mendorong momentum yang sekarang kami miliki, serta membuat bangsa-bangsa di dunia lainnya mulai mendukung kami di panggung internasional," tulis Wenda.
Para pemimpin ULMWP dan aktivis pro Papua Merdeka berkumpul di Vanuatu baru-baru ini - IST
Zely Ariane
Editor :
LipSus
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 18:26 WP
Features |
Kamis, 13 September 2018 | 18:55 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Port Vila, Jubi – Kepemimpinan United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) yang baru, diketuai oleh Benny Wenda, menyampaikan terima kasih mendalam mereka kepada rakyat Vanuatu, menyusul rampungnya pertemuan tingkat tinggi pertama mereka di negeri itu belum lama ini.

Di dalam surat pernyataannya yang diterima redaksi Jubi minggu lalu, Benny Wenda menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Vanuatu yang juga menyambut baik dan mendukung peringatan Hari Kemerdekaan Papua 1 Desember 2017 lalu.

“Atas nama kepemimpinan ULMWP yang baru terpilih ini, kami rakyat West Papua, delegasi rakyat Papua yang sudah berkumpul di sini, serta seluruh kelompok solidaritas di berbagai belahan dunia, saya haturkan terima kasih kepada rakyat Vanuatu karena mengizinkan kami memeringati hari kemerdekaan kami di sini bersama anda sekalian,” ujarnya.

Walaupun hingga saat ini, lanjut Wenda, Papua belum mendapatkan kebebasannya, “kami tetap berbahagia berdiri bersama anda sekalian di sini di tanah anda yang suci untuk memeringati hari nasional kami sekaligus pembukaan Kantor Pusat ULMWP. Terima kasih tak terhingga pada ketulusan dan solidaritas pemerintah Vanuatu serta seluruh rakyatnya,” kata Wenda.

Dia juga menyebutkan bahwa rakyat Vanuatu telah membuat sejarah bagi West Papua atas segala dukungan dan solidaritas yang diberikan selama ini.

 “Tentu anda tahu, perjalanan perjuangan kami ini panjang dan sulit. Seringkali kami merasa (perjuangan kami ini) sendirian melawan dunia. Namun ketika Vanuatu berkata “Kami akan berdiri di samping anda”, harapan kami menjadi bertambah besar akan masa depan dan bahwa suatu hari nanti kami akan mengundang anda semua merayakan kemerdekaan West Papua bersama kami.”

Wenda akui tantangan yang menghadang mereka ke depan sangat besar, namun melalui persatuan di West Papua dan luar negeri, mereka optimis dapat mencapai tujuannya.

Dibawah struktur kepemimpinan yang baru, Wenda meyakinkan bahwa ULMWP berkomitmen terhadap masa depan yang lebih bersatu dan kuat sebagaimana dibutuhkan bagi pembebasan rakyat West Papua.

Dia juga mengatakan pergerakan untuk pembebasan West Papua saat ini sedang bertambah kekuatannya karena dukungan yang mereka dapatkan dari Pasifik.

“Berkat dukungan tetangga-tetangga  Pasifik kamilah yang telah membantu mendorong momentum yang sekarang kami miliki,  serta membuat bangsa-bangsa di dunia lainnya mulai mendukung kami di panggung internasional. Tanpa dukungan Pasifik, sangat sulit kami membangun solidaritas internasional yang sedang bertumbuh ini. Kelanjutan dukungan anda sekalian sangat penting bagi perjuangan kami,” tegasnya.

Senada dengan itu, kepada RNZI, diplomat ULMWP untuk wilayah Pasifik juga menyampaikan terima kasihnya kepada pemerintah Vanuatu karena telah menyumbangkan sebuah gedung untuk digunakan ULMWP sebagai kantor pusat internasionalnya.

Douw mengatakan rakyat West Papua memiliki hak untuk datang dan pergi, dan bahwa Vanuatu adalah negeri Melanesia yang bebas yang telah dianggap rumah sendiri oleh orang-orang Papua.(*)

loading...

Sebelumnya

Telegram AS buktikan konspirasi Indonesia, PBB, AS dan Belanda menjajah West Papua

Selanjutnya

Gereja Asia sepakat dorong solusi politik yang adil untuk Papua

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe