close
Iklan Kominfo
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Datang ke Jayapura untuk jualan kerajinan tangan Biak
  • Selasa, 12 Desember 2017 — 14:38
  • 1642x views

Datang ke Jayapura untuk jualan kerajinan tangan Biak

Abigael Wandosa, perempuan 37 tahun, pekerja kerajinan tangan dari kerang-kerang laut yang ia buat di Biak dan dipasarkan di Kota Jayapura dan Sentani Kabupaten Jayapura.
Abigael Wandosa dan Laurina Wandosa saat berjualan di pasar Pharaa Sentani - Jubi/Yance Wenda
Yance Wenda
Editor : Dewi Wulandari

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Sentani, Jubi – Abigael Wandosa, perempuan 37 tahun, pekerja kerajinan tangan dari kerang-kerang laut yang ia buat di Biak dan dipasarkan di Kota Jayapura dan Sentani Kabupaten Jayapura.

“Saya buat pernak-pernik ini sudah dari tahun 1986. Saya bikin dan bahannya dari kerang dan tali-tali terbaik dari hutan. Ada juga yang kami beli, tapi lebih banyak yang kami cari di hutan,” kata Abigael, saat ditemui di pasar Pharaa, Sentani, kabupaten Jayapura, Selasa (12/12/2017).

Perempuan asal Biak ini mengatakan dari bahan yang sederhana ini ia membuat hiasan yang begitu indah dan bermacam kerajinan tangan yang ia buat dan pasarkan.

“Saya buat ini ada hiasan dinding, tempat tisue, anting-anting, kalung, jepit rambut, dan kotak persembahan,” kata Wandosa.

Ia juga menjelaskan dalam mengerjakan pernak-pernik ini dalam satu hari itu bisa mendapatkan 10 buah kerajinan tangan yang berbeda. Untuk mengerjakannya dibutuhkan ekstra hati-hati saat membelah kerang sesuai ukuran anting yang akan dibuat.

“Harga yang saya tawarkan ini tidak terlalu mahal. Hiasan dinding Rp 50 ribu, anting-anting Rp 20 ribu , kotak persembahan Rp 300 ribu, kalung Rp 50 ribu dan Rp 20 ribu,” jelas perempuan dengan dua anak ini.

Wandosa menjelaskan hasil karya tangannya itu dijual di kisaran harga Rp 20 ribu yakni kalung dan yang paling mahal kotak persembahan yang dia jual Rp 300 ribu.

“Untuk bikin ini saya dengan bapa sendiri. Barang-barang ini saya bawa dari Biak. Saya datang dari Biak untuk jualan di sini. Saya sudah dua hari saya di Jayapura. Hasil dari jualan ini saya gunakan untuk kebutuhan rumah tangga dan kebutuhan biaya anak sekolah,” tutur Wandosa.

Penjual lainnya, Laurina Wandosa, 38 tahun, yang juga membawa hasil kerajinan tangannya dari Biak untuk di jual di Jayapura. Ia juga membawa kerajinan tangan hasil karyannya sendiri seperti anting, jepit rambut, kalung, gelang besi putih, dan pernak-pernik lainnya.

“Untuk mengerjakan itu bisa dalam sehari dapatkan 20 buah. Namun itu tergantung bahannya kalau semua ada itu dapat banyak tapi kalau tidak ada itu yang kami harus cari lagi,” kata Luarina.

Ia mengatakan kerang yang dicarinya tidak bisa langsung digunakan namun harus ditunggu hingga isi kerang dikeluarkan dulu agar kerang yang digunakan itu bagus dan tidak mengeluarkan  bau tidak sedap.

“Kita cari kerang ini di dalam itu ada isi jadi nanti ditingalkan selama dua minggu baru kita pake kita cuci kasih kering dulu baru siap untuk dihias di kerang ini,” kata Laurina. (*)

loading...

Sebelumnya

Siaga Natal dan Tahun Baru, PLN siapkan tim 

Selanjutnya

Stok melimpah, harga buah pinang di Pasar Youtefa turun drastis

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Dunia |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4952x views
Polhukam |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4348x views
Domberai |— Minggu, 21 Oktober 2018 WP | 4117x views
Otonomi |— Rabu, 17 Oktober 2018 WP | 2550x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe