Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. Gubernur Papua puji Bupati Jayapura soal minol
  • Selasa, 12 Desember 2017 — 16:24
  • 1001x views

Gubernur Papua puji Bupati Jayapura soal minol

"Pesawat Herkules itu untuk muat minuman keras kah? Sudah banyak orang Papua yang mati karena miras. Harus ikut contoh seperti Bupati Jayapura yang berani memulangkan satu unit kontainer berisi miras kembali ke pabriknya di Surabaya. Berapa PAD yang akan kita dapat dari miras, sementara orang Papua banyak yang mati,” kata Gubernur Lukas Enembe.
Ratusan botol miniman beralkohol dalam kontainer yang ditahan oleh satuan polisi pamong praja kabupaten Jayapura sebelum dikembalikan ke tempat produksinya di Surabaya. Jubi / Engel Wally. 
Engelbert Wally
Editor : Dewi Wulandari

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Sentani, Jubi - Gubenrnur Provinsi Papua, Lukas Enembe, dalam acara pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Jayapura serta kabupaten Intan Jaya di Sasana Krida Kantor Gubernur, Dok II Jayapura, Selasa (12/12/2017), dalam sambutannya memuji Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, yang berani memulangkan satu kontainer yang berisi minuman beralkohol (minol) kembali ke pabriknya di Surabaya.

Gubenrnur juga mengingatkan kepada TNI dan Polri untuk tidak bermain-main dengan minol, sampai-sampai di Wamena, fasilitas negara juga digunakan untuk memuat minol.

"Pesawat Herkules itu untuk muat minuman keras kah? Sudah banyak orang Papua yang mati karena miras. Tidak boleh bermain-main dengan aturan yang sudah kita tetapkan. Harus ikut contoh seperti Bupati Jayapura yang berani memulangkan satu unit kontainer berisi miras kembali ke pabriknya di Surabaya. Saya juga berterima kasih atas tindakan yang dilakukan Bupati Jayapura. Hal ini harus diikuti semua Bupati di Papua. Berapa PAD yang akan kita dapat dari miras, sementara orang Papua banyak yang mati,” kata Gubernur Lukas Enembe.

Menanggapi hal ini, Bupati Jayapura Mathius Awoitauw, mengatakan penutupan tempat-tempat penjualan minuman beralkohol di daerahnya sudah dilakukan sejak tiga tahun lalu. Memang tidak secara langsung tempat-tempat ini ditutup, tetapi sejalannya waktu dan juga sosialisasi serta komitmen semua pihak, akhirnya tempat penjualan minol di daerah ini sudah tutup.

"Beberapa bulan yang lalu kita mengembalikan ribuan botol miras dalam satu unit kontainer kembali ke tempat produksinya di Surabaya. Sempat bermalam satu bulan di halaman kantor bupati untuk pemerintah daerah mengecek semua berkas-berkas dan dokumen penjualan barang haram ini. Akhirnya miras dikembalikan dengan menggunakan kapal laut dan dikawal pihak kepolisian dan atuan polisi pamong praja sampai ditempat tujuannya. Kita berharap agar miras sudah tidak lagi beredar di ddaerah ini dengan sembarangan karena ke depan ada iven-iven daerah dan nasional yang dilaksanakan di daerah ini. Oleh sebab itu situasi dan kondisi kamtibmas harus dijaga dari pengaruh miras," ungkap Mathius Awoitauw. (*) 

loading...

Sebelumnya

Tenaga Avsec bandara Sentani disiapkan oleh asosiasi karyawan

Selanjutnya

PKK diminta fokus pendidikan anak usia dini 

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe