Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Polhukam
  3. Bawaslu RI tak ingin panwas di Papua melenceng dari aturan
  • Selasa, 12 Desember 2017 — 23:12
  • 1002x views

Bawaslu RI tak ingin panwas di Papua melenceng dari aturan

"Ini perlu jadi perhatian anggota bawaslu kabupaten dan kota, karena masa jabatan mereka sebelumnya kan hanya satu tahun. Kalau mereka terpilih lagi, baru akan menjabat lima tahun ke depan," katanya.
Anggota Bawaslu RI, Fritz Edward Siregar - Jubi/Arjuna
Arjuna Pademme
harjuna@tabloidjubi.com
Editor : Galuwo

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi - Bawaslu RI berharap anggota panwas kabupaten dan kota di Papua tidak melenceng dari aturan ketika melaksanakan tugasnya dalam pemilihan gubernur dan pilkada tujuh kabupaten, 2018 mendatang.

Anggota Bawaslu RI, Fritz Edward Siregar mengatakan, pihaknya berharap kondisi itu tidak terjadi supaya panwas yang ada kini berpelung kembali menjadi anggota panwas pada periode lima tahun berikutnya, ketika dilakukan proses seleksi periode berikut.

"Proses seleksi ini kami jelaskan tidak semua bisa jadi anggoita bawaslu. Butuh waktu pembuktian selama setahun ini dan dievaluasi lagi. Avaluasi baru selesai setelah pilgub, jadi kalau masuk angin dalam proses ini, mereka tidak masuk proses selanjutnya," kata Fritz Edward Siregar di kantor Bawaslu Papua, Selasa (12/12/2017).

Menurut dia, pihaknya ingin anggota panwas kabupaten dan kota kini, kembali lolos seleksi mendatang, karena selama ini mereka telah dibekali pelatihan, bahan, perlengkapan dan lainnya. "Tapi kalau 'masuk angin', tidak akan kami lanjutkan. Pertanyaannya, apakah mereka mau mempertaruhkan berapa pun itu, dengan lima tahun berikutnya sebagai angggota bawaslu," ujarnya.

Katanya, meski proses evaluasi dalam seleksi mendatang dilakukan bawaslu provinsi, namun undang-undang nomor 27 tahun 2017, yang memilih adalah Bawaslu RI, dengan mengacu pada rekomendasi bawaslu provinsi.

"Ini perlu jadi perhatian anggota bawaslu kabupaten dan kota, karena masa jabatan mereka sebelumnya kan hanya satu tahun. Kalau mereka terpilih lagi, baru akan menjabat lima tahun ke depan," katanya.

Ketua Bawaslu Papua, Fegie Wattimena mengatakan, periode sebelumnya, ada beberapa panwas kabupaten dan kota di Papua yang diberhentikan yakni ketua Panwas Dogiyai dan Kota Jayapura.

"Panwas Kabupaten Jayapura pemberhentian sementara, mau aktifkan kembali, tapi masa tugasnya memang telah berakhir," kata Fegie. (*)

loading...

Sebelumnya

Pusat pengawasan partisipatif Bawaslu Papua diluncurkan

Selanjutnya

Tahun ini, sebagian proyek di OPD gagal lelang

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe