Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Belum ditemukan pasien difteri di Merauke  
  • Rabu, 13 Desember 2017 — 17:43
  • 866x views

Belum ditemukan pasien difteri di Merauke  

Direktur Rumah Sakit Umum (RSU) Merauke, dr. Nevil Mustika, mengungkapkan bulan Maret 2017 lalu, seorang bayi diidentifikasi terduga difteri. Hanya saja, setelah dilakukan pemeriksaan serta pengambilan darah untuk dideteksi di laboratorium, hasilnya negatif.
Rumah Sakit Umum (RSU) Merauke – Jubi/Frans L Kobun
Ans K
Editor : Dewi Wulandari

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Merauke, Jubi - Direktur Rumah Sakit Umum (RSU) Merauke, dr. Nevil Mustika, mengungkapkan bulan Maret 2017 lalu, seorang bayi diidentifikasi terduga difteri. Hanya saja, setelah dilakukan pemeriksaan serta pengambilan darah untuk dideteksi di laboratorium, hasilnya negatif.

Hal ini disampaikan Nevil, kepada wartawan, di ruang kerjanya, Rabu (13/12/2017).

“Jadi tidak ada bakteri yang menyerang anak kecil itu. Dengan demikian belum ada satu anak pun di Merauke, baik tahun ini maupun sebelumnya, yang terserang penyakit difteri,” ungkapnya.

Dikatakan, difteri adalah penyakit menular, akibat kuman. Penularannya melalui udara. Anak-anak yang terserang difteri akibat tidak diimunisasi sama sekali. Ada juga yang mendapat imunisasi namun tak sampai tuntas.

“Apa yang saya sampaikan ini sesuai penelitian yang dilakukan Kementerian Kesehatan RI. Ini persoalan dan jika orang tua enggan membawa anaknya untuk imunisasi, dampaknya bisa terserang difteri,” tegasnya.

Ditambahkan, imunisasi ini dari dulu telah digaungkan dan orang tua selalu diingatkan membawa anaknya ke puskesmas maupun rumah sakit agar diimunisasi.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke, dr. Adolf Bolang, juga minta orang tua selalu membawa anaknya ke puskesmas  agar diimunisasi. Itu sangat penting untuk menjaga kekebalan tubuh anak.

“Sampai sekarang, belum ada penyakit difteri menyerang anak-anak di Merauke. Namun demikian, diharapkan orang tua membawa anaknya untuk imunisasi secara kontinyu,” kata Bolang menganjurkan. (*)

loading...

Sebelumnya

Tahun 2017, pasien ISPA, diare, dan malaria paling banyak

Selanjutnya

Dinas Pendidikan beri perhatian khusus dua kampung terisolir di distrik Ngguti

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe