Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Meepago
  3. Cara distrik Tigi menjaga toleransi saat Natal dan tahun baru
  • Rabu, 13 Desember 2017 — 18:56
  • 1540x views

Cara distrik Tigi menjaga toleransi saat Natal dan tahun baru

menjaga toleransi itu tidak menjual dan memainkan petasan sejak awal bulan hingga  26 Desember 2017.
Umat Katolik dalam suatu pertemuan di Paroki Segala Orang Kudus Diyai, Tigi Barat – Jubi/Abeth You
Abeth You
Editor : Edi Faisol
LipSus

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Deiyai, Jubi –Pemerintah Distrik Tigi, Kabupaten Deiyai, Papua mengimbau kepada seluruh umat beragama di daerahnya meningkatkan toleransi saat merayakan Natal dan tahun baru masehi. Cara menjaga toleransi itu tidak menjual dan memainkan petasan sejak awal bulan hingga  26  Desember 2017.

“Agar tidak mengganggu pelaksanaan perayaan Natal dalam rangka meningkatkan toleransi umat beragama di Kabupaten Deiyai,” ujar  Kepala Distrik Tigi, Stefanus Mote,  Rabu, (13/12/2017).

Selain itu, Mote juga melarang jual beli minuman keras (Miras) selama bulan suci bagi umat Nasrani. Ia memastikan  agar seluruh masyarakat Deiyai tetap menjaga keamanan dan ketertiban bersama, karena sudah cukup tahun-tahun sebelumnya yang dirayakan dalam keadaan yang tidak mendukung.

“Tahun ini kita harus damai,” kata mote menegaskan.

Wakil Ketua KNPI Deiyai, Ones Madai, menghimbau segenap masyarakat di Deiyai  senantiasa menjaga kondusifitas menjelang perayaan Natal 2017.

“Sebagai organisasi perhimpunan kepemudaan, tentu kita menjadi garda terdepan menjaga kondusifitas,” kata Ones.

Ia mengajak seluruh umat  saling menghargai  terutama menjelang perayaan hari besar umat Kristiani.  “Mari seluruh elemen masyarakat untuk senantiasa menjaga daerah kita yang terkenal harmonis dan rukun,” ujar  Ones menjelaskan.

Menurut Ones, menjaga lingkungan kondusif dan kenyamanan  bagian sikap saling toleran, menahan diri untuk tidak membuat keonaram dan senantiasa saling hormat menghormati. (*)

loading...

Sebelumnya

Panwaslu Paniai sosialisasikan pengawasan bersama pelajar

Selanjutnya

Peresmian Gereja Katolik Stasi Yagu disambut sukacita

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe