Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Nabire Membangun
  3. Dikbud Pemprov Papua sosialisasikan kurikulum bahasa daerah di Meepago
  • Rabu, 13 Desember 2017 — 20:07
  • 1716x views

Dikbud Pemprov Papua sosialisasikan kurikulum bahasa daerah di Meepago

“Bahasa ibu dan anak sudah akan punah dengan hadirnya bahasa umum, maka kami ingin menyelamatkannya," katanya, saat sosialisasi di salah satu hotel di Nabire.
Peserta sosialisasi Bahasa Ibu, Rabu (13/12/17) Jubi - Titus Ruban
Titus Ruban
Editor : Galuwo
LipSus
Features |
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 15:14 WP
Features |
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 15:38 WP
Features |
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 09:47 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Nabire, Jubi – Dinas Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Papua melaksanakan sosialisasi kajian pengembangan kurikulum Bahasa Ibu atau bahasa daerah di Meepago, Rabu (13/12/2017).

Kepala Bidang Budaya, Dikbud, Yimin M. Weya, mengatakan tujuan sosialisasi kurikulum untuk menyelamatkan bahasa daerah.

“Bahasa ibu sudah akan punah dengan hadirnya bahasa umum, maka kami ingin menyelamatkannya," katanya, saat sosialisasi di salah satu hotel di Nabire.

Menurutnya, solusi yang tepat untuk mengembalikan bahasa daerah yaitu melalui kurikulum di tingkat pendidikan. ”Bahasa ibu akan diterapkan di jenjang pendidikan dari SD, SMP dan SMU,” ujarnya.

Dikatakannya, untuk wilayah Meepago, bahasa yang akan digunakan merujuk pada jumlah wilayah yang didominasi Suku Mee, sebab penyebaran mereka sangat banyak.

“Maka bahasa Mee yang akan digunakan, karena sangat berpengaruh,” katanya.

Salah satu masyarakat adat Kabupaten Nabire, Gunawan Inggeruhi, mengatakan sosialisasi yang dilakukan cukup baik, dan ia berharap pelaksanaannya di lapangan nanti akan berjalan lancar. “Sangat bagus kalau kurikulum ini diterapkan," katanya.

Sosialisasi ini diikuti Dinas Pendidikan dan Dinas Kebudayaan Nabire, perwakilan guru-guru beberapa sekolah, dan masyarakat adat. (*)

loading...

Sebelumnya

84.750 kelambu dibagikan gratis di Nabire

Selanjutnya

Dinas Perdagangan Nabire jamin stok sembako aman jelang Natal

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe