Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Otonomi
  3. Kejahatan di Papua menjadi keprihatinan Gubernur
  • Rabu, 13 Desember 2017 — 20:11
  • 2267x views

Kejahatan di Papua menjadi keprihatinan Gubernur

Kejahatan berupa kekerasan dalam rumah tangga, narkoba, HIV/AIDS, miras, pembunuhan, masih sering terjadi.
Gubernur Papua Lukas Enembe saat menerima cinderamata - Jubi/Alex
Alexander Loen
Editor : Edi Faisol
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi - Kejahatan yang masih sering terjadi di Papua menjadi keprihatinan Gubernur Lukas Enembe. Ia mengaku tingkat kejahatan berupa kekerasan dalam rumah tangga, narkoba, HIV/AIDS, miras, pembunuhan, masih sering terjadi.

"Ini harus diakukan agar orang Papua memiliki rasa takut kepada Tuhan dan menjauhkan diri dari tindak kejahatan, sebab saat ini banyak orang asli Papua yang mati karena minuman keras," ujar Enembe saat menghadiri ibadah syukuran dan peresmian gedung Gereja Pekabaran Injil  Jalan Suci, Cabang Kota Jayapura, Rabu (13/12/2017).

Pada kesempatan itu, Enembe meminta para hamba Tuhan dan pimpinan gereja di Tanah Papua, meningkatkan pelayanan dan pembinaan umat, khususnya orang asli Papua. 

Menurut dia selama empat tahun lebih dirinya memimpin Papua bersama Klemen Tinal, telah menetapkan kebijakan dan menganggarkan dana yang bersumber dari alokasi dana Otsus membantu lembaga keagamaan, guna menunjang pelayanan dan pembinaan bagi umat Tuhan.

"Untuk itu, pembinaan umat harus dilakukan sejak dini guna menekan tingginya angka kejahatan di Papua," kata Enembe menjelaskan.

Pada tahun  2013, ia menetapkan peraturan daerah khusus nomor 15 tahun 2013 tentang Pemberantasan Minuman Keras di Papua. Ia berharap hamba Tuhan dan pimpinan gereka dapat mensosialisasikan dilingkungan daerah pelayanan masing-masing.  (*)

loading...

Sebelumnya

ASN diminta menjaga kepercayaan publik

Selanjutnya

Masyarakat Papua diimbau menjaga kebersamaan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Kamis, 13 September 2018 WP | 32960x views
Polhukam |— Kamis, 13 September 2018 WP | 8998x views
Polhukam |— Kamis, 13 September 2018 WP | 6515x views
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 5999x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 5670x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe