Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Kalimantan
  3. Pemda Sampit diminta perketat pengawasan hewan liar
  • Kamis, 27 Oktober 2016 — 16:20
  • 2198x views

Pemda Sampit diminta perketat pengawasan hewan liar

Anggota Komisi III DPRD Kotawaringin Timur, Sutik meminta pemerintah daerah itu untuk lebih memperketat pengawasan terhadap hewan liar yang dilindungi.
Hewan liar. --tempo.co
ANTARA
Editor : Lina Nursanty
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Sampit, Jubi - Anggota Komisi III DPRD Kotawaringin Timur, Sutik meminta pemerintah daerah itu untuk lebih memperketat pengawasan terhadap hewan liar yang dilindungi.

"Pengawasan ketat tersebut untuk menghindari adanya pemeliharaan secara ilegal dan penjualan hewan dilindungi keluar daerah," katanya di Sampit, Kamis (27/10/2016).

Suktik juga mengatakan, pengawasan yang ketat juga sangat perlu untuk mempersempit ruang gerak sindikat penyelundupan jenis hewan langka dan dilindungi, seperti trenggiling, orangutan, burung dan jenis hewan dilindungi lainnya.

Dengan adanya kepedulian dan pengawasan yang ketat dari pemerintah daerah diharapkan bisa menyelamatkan hewan dilindungi yang ada di wilayah tersebut sehingga tidak punah.

Sutik juga mengaku mendukung jika aparat kepolisian mengusut jaringan yang menjual belikan hewan dilindungi tersebut. Terutama mereka pengumpul dari oknum warga.

"Kita berharap tidak ada lagi oknum yang memperjual belikan hewan dilindungi itu, semoga mereka menyadari upaya pemerintah untuk melestarikan hewan yang mulai punah tersebut," katanya.

Sutik mengatakan, selain melakukan pengawasan, pemerintah daerah juga perlu memberikan penyuluhan kepada masyarakat jenis-jenis hewan yang dilindungi negara tersebut.

Melalui penyuluhan dan sosialisasi tersebut diharapkan dapat memberikan rasa kepedulian dan kesadaran masyarakat untuk tidak mengganggu atau memiliki serta memelihara hewan dilindungi tersebut.

"Yang jelas jangan sampai masyarakat melakukan perburuan hewan dilindungi tersebut," ucapnya.

Sementara itu, Komandan pos Jaga Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sampit Muriansyah kesadaran masyarakat untuk turut menyelamatkan satwa liar dilindungi semakin meningkat.

"Kita berharap kesadaran masyarakat nantinya bisa terus meningkat, sehingga satwa liar yang dilindungi bisa terhindar dari kepunahan," kata Muriansyah. (*)

loading...

Sebelumnya

Pemerintah bangun 23 BTS selama tahun 2016

Selanjutnya

Bea cukai Sampit musnahkan ribuan rokok ilegal

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe