Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Kepala kampung menghilang, dua tahun dana desa kampung Selouw tak dicairkan
  • Kamis, 14 Desember 2017 — 18:44
  • 1266x views

Kepala kampung menghilang, dua tahun dana desa kampung Selouw tak dicairkan

“Setelah saya melakukan dialog bersama masyarakat, didapatkan informasi  kepala kampung sudah pergi. Akibatnya, dana desa tersebut tak kunjung direalisasikan,” ujar Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Merauke, Fransiskus Sirfefa.
Seorang warga sedang berdialog bersama Ketua DPRD Merauke, Fransiskus Sirfefa – Jubi/Frans L Kobun
Ans K
Editor : Dewi Wulandari
LipSus
Features |
Senin, 23 April 2018 | 13:37 WP
Features |
Selasa, 17 April 2018 | 13:24 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Merauke, Jubi – Masyarakat di Kampung Selow, Distrik Muting, Kabupaten Merauke yang berjumlah 126 kepala keluarga (KK) atau sekitar 700 jiwa, dalam dua tahun terakhir tak bisa melakukan berbagai kegiatan pembangunan.

Hal itu akibat dana desa dari tahun 2010-2017, tak kunjung dicairkan. Karena kepala kampungnya, menghilang tanpa alasan jelas sampai sekarang.

Hal ini disampaikan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Merauke, Fransiskus Sirfefa, kepada sejumlah wartawan, Kamis (14/12/2017).

“Setelah saya melakukan dialog bersama masyarakat, didapatkan informasi  kepala kampung sudah pergi. Akibatnya, dana desa tersebut tak kunjung direalisasikan,” ujarnya.

Akibatnya, kegiatan pembangunan di kampung tidak berjalan sama sekali.

“Saya kaget mendapatkan laporan masyarakat demikian,” tuturnya.

Sebagai solusinya, kata dia, ia menemui Kepala Distrik Muting sekaligus minta dilakukan koordinasi dengan cepat ke kabupaten. Sehingga ditunjuk pelaksana tugas (plt) Kepala Kampung Selouw untuk bisa melaksanakan tugas dan mencairkan dana dimaksud.

“Dalam waktu dekat, saya akan panggil Kepala Badan Pemerintahan Kampung dan Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Merauke, agar menyikapi cepat permasalahan  dimaksud,” ungkapnya.

Ditambahkan, persoalan ini harus segera ditindaklanjuti, tak boleh ditarik ulur, karena yang dirugikan adalah warga masyarakat.

“Dalam bulan ini, sudah harus ada plt kepala kampung, sehingga roda pemerintahan disana dapat dijalankan,” tegasnya.

Anggota DPRD Merauke lainnya, Moses Kaibu, menegaskan dirinya telah mengantongi bukti-bukti sejumlah kepala kampung yang menyalahgunakan dana desa.

“Saya akan ambil langkah melaporkan sejumlah kepala kampung ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) jika tak ada langkah cepat dari pemerintah yang diambil,” ujarnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Lima kampung di distrik Muting sangat terisolir

Selanjutnya

Sat Narkoba Polres Merauke amankan 600 butir pil PCC

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Lembar Olahraga |— Minggu, 22 April 2018 WP | 9758x views
Berita Papua |— Jumat, 20 April 2018 WP | 3398x views
Pasifik |— Senin, 23 April 2018 WP | 2131x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe