Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Lapago
  3. Jayawijaya membantah tudingan pembiaran anak jalanan
  • Jumat, 15 Desember 2017 — 17:39
  • 509x views

Jayawijaya membantah tudingan pembiaran anak jalanan

Dalam lokakarya pencarian pola penanganan anak-anak  jalanan baru-baru ini, sejumlah pihak menyayangkan sikap pemerintah daerah yang dianggap sebagai proses pembiaran.
Salah satu anak-anak yang sedang menghirup lem fox di Pasar Jibama, Jayawijaya-Jubi/Islami
Islami Adisubrata
islami@tabloidjubi.com
Editor : Edi Faisol

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Wamena, Jubi- Pemerintah Kabupaten Jayawijaya  membantah tudingan pembiaran anak jalanan yang selama ini berkeliaran di wilayah kota Wamena.  Dalam lokakarya pencarian pola penanganan anak-anak  jalanan baru-baru ini, sejumlah pihak menyayangkan sikap pemerintah daerah yang dianggap sebagai proses pembiaran.

“Pemerintah sejauh ini telah melakukan sejumlah langkah-langkah penanganan maraknya anak jalanan dan anak aibon di Jayawijaya,” kata Asisten I Sekda Jayawijaya, Tinggal Wusono, kepada Jubi, belum lama ini.

Ia mengakui kondisi anak jalanan yang ada memang memprihatinkan, bahkan mereka melakukan tindakan negatif . “Termasuk minuman beralkohol, kami sudah kendalikan dengan Perda, terkait dengan peredaran lem yang sebenarnya sudah dipersempit,” kata Tinggal menambahkan.

Meski ia mengakui belum pernah  komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah daerah di kabupaten pemekaran, karena anak-anak yang ada di Wamena bukan hanya dari Jayawijaya.

“Kalau komunikasi internal dengan kabupaten pemekaran kami memang belum lakukan, tetapi secara internal pemerintah daerah sebenarnya sudah ada beberapa upaya,” katanya.

Ketua komunitas anak jalanan Jayawijaya, Yomi Kogoya mengaku sejauh ini anggota anak jalanan yang dibina mencapai  700 orang. Pembinaan dilakukan dengan berbagai kegiatan positif.

"Sering dilakukan, baik secara kepemudaan hingga urusan kerohanian membuat sejumlah anak-anak jalanan dapat diakomodir,” kata Yomi.

Ia mencontohkan pada peringatan hari AIDS ia menggelar berbagai kegiatan seperti lomba dance, futsal dan lainya yang melibatkan anak-anak jalanan. “Bahkan dari komunitas kami ini, sudah ada yang berhasil masuk di Akmil dan Akpol mengikuti pendidikan,”  kata Yomi menjelaskan. (*)

loading...

Sebelumnya

Ini kondisi ratusan anak jalanan di Wamena

Selanjutnya

Brimob dan rakyat Tolikara “menangkan peperangan tanpa pertempuran”

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe