Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lapago
  3. Di Wamena, pelajar langgar rambu lalu lintas dihukum menyanyi Indonesia Raya
  • Minggu, 17 Desember 2017 — 19:39
  • 1640x views

Di Wamena, pelajar langgar rambu lalu lintas dihukum menyanyi Indonesia Raya

"Sanksi itu diberikan apabila menemukan anak sekolah berpakaian seragam, menggunakan kendaraan bermotor, dan tidak menggunakan helm," kata Kasat Lantas Polres Jayawijaya, Iptu Jusman Mori, di Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya, Minggu (17/12/2017).
Salah satu sudut kota Wamena, ibukota kabupaten Jayawijaya - Jubi/mapio.net
ANTARA
Editor : Dewi Wulandari

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Wamena, Jubi - Satuan Lalu lintas Polres Jayawijaya, Papua, memberikan sanksi kepada pelajar yang melanggar rambu-rambu lalu lintas, berupa menyanyi lagu nasional atau lagu kebangsaan Indonesia Raya.

"Sanksi itu diberikan apabila menemukan anak sekolah berpakaian seragam, menggunakan kendaraan bermotor, dan tidak menggunakan helm," kata Kasat Lantas Polres Jayawijaya, Iptu Jusman Mori, di Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya, Minggu (17/12/2017).

"Kami sudah sering kali mengingatkan, namun kesadaran berkendara masih sangat minim, sehingga untuk anak sekolah yang melanggar kami tindak di tempat dengan cara halus untuk mengingatkan kembali akan perjuangan para pendahulu," sambungnya.

Menurut Jusman, tingkat kesadaran pengguna kendaraan di Jayawijaya untuk tertib berlalu lintas masih sangat kurang. Selain banyak orang tua tidak menggunakan helm saat mengendarai motor, mereka juga mengizinkan anak-anak untuk bepergian menggunakan sepeda motor.

Selain mengajak masyarakat untuk selalu menjaga keselamatan dengan tidak melanggar rambu-rambu lalu lintas, ia mengatakan dalam rangka menciptakan arus lalu lintas yang lancar saat memasuki Natal, akan dilakukan razia-razia.

"Kami ingin agar masyarakat patuh pada aturan berlalu-lintas. Ini bukan semata untuk kami, tetapi untuk keselamatan masyarakat sendiri dalam berkendara terutama kendaraan roda dua," katanya.

Ia menambahkan bahwa masih dijumpai juga kawasan-kawasan rawan kecelakaan yang tidak terpasang rambu-rambu peringatan dan diharapkan ke depan pemerintah dan kepolisian bisa membenahi kekurangan-kekurangan itu sencara bertahap.

"Seperti yang kita jumpai di Wamena, masih banyak jalan belum dipasang nama jalan. Rambu masih banyak yang kurang. Terkait hal ini kami sudah dilakukan koordinasi dan ke depan mungkin bisa secepatnya dipasang," katanya.

Beberapa waktu lalu telah dilakukan pertemuan antar seluruh kasat lantas di jajaran Polda Papua dan beberapa hal yang ditegaskan oleh pimpinan dalam koordinasi tersebut adalah terkait dukungan kepolisian untuk mewujudkan arus lalu lintas yang aman bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang hendak merayakan Natal. (*)

loading...

Sebelumnya

Socratez Yoman terpilih kembali sebagai Presiden Gereja Baptis Papua

Selanjutnya

DPRD Tolikara rekomendasi pemindahan ibu kota dari Karubaga ke Wari/Taive

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe