Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Meepago
  3. Peresmian Gereja Katolik Stasi Yagu disambut sukacita
  • Minggu, 17 Desember 2017 — 22:18
  • 1944x views

Peresmian Gereja Katolik Stasi Yagu disambut sukacita

Pemberkatan Gereja Katolik itu dilakukan oleh Wakil Uskup Timika, P. Marten E. Kuayo, Pr didampingi pastor Paroki Yohanes Pemandi Waghete serta unsur Forkopimda dan para imam lainnya.
Wakil Uskup Timika, P. Marten E. Kuayo, Pr menerima persembahan dari umat pada acara Muspasmee V di Madi – Jubi/Abeth You
Abeth You
Editor : Edi Faisol
LipSus

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Deiyai, Jubi - Ribuan Umat Katolik Paroki Yohanes Pemandi Waghete, Dekenat Paniai, Keuskupan Timika, Paniai bersukacita mengikuti prosesi pemberkatan dan peresmian Gereja Katolik Stasi St. Petus Yagu, Kabupaten Deiyai, Rabu, 13 Desember 2017 lalu. Pemberkatan Gereja Katolik itu dilakukan oleh Wakil Uskup Timika, P. Marten E. Kuayo, Pr didampingi pastor Paroki Yohanes Pemandi Waghete serta unsur Forkopimda dan para imam lainnya.

“Bangunan ini dapat berdiri atas dasar iman. Jadilah pelaku iman dan pewarta firman kepada umat sehingga banyak orang menikmati berkat,” kata Wakil Uskup Timika, P. Marten E. Kuayo, Pr, nya kepada Jubi di Enarotali,Minggu, (17/12/2017).

Marten mengatakan gereja stasi  yang baru diberkati dan diresmikan itu merupakan bangunan yang megah. Ia berharap, keberadaan gereja itu menambah ketebalan  iman para jemaat. “Khususnya mereka yang aktif dalam kehidupan menggereja dan menampakkan kerajaan Allah semesta alam,” kata Marten menambahkan.

Menurut dia, keberhasilan membangun gedung gereja yang megah itu mencerminkan iman umat stasi Yagu cinta dan taat kepada Tuhan. Sebab, gereja ini bukti umat mencintai dan dekat dengan Tuhan, bukti kebaktian umat kepada Tuhan dan bukti perutusan umat Yagu kepada Tuhan.

“Apa guna mendirikan gereja yang sudah megah kalau tidak digunakan untuk sembayang. Umat mendirikan gereja ini bukti umat mencintai Tuhan,” katanya.

Ia mengingatkan gereja itu harus diisi dengan kegiatan doa. Marten juga minta pemimpin umat harus hadir bersama, termasuk jika ada masalah untuk berdoa bersama.

Ketua panitia pembangunan Gereja Katolik Stasi Yagu, Willem Pekei mengatakan, bangunan gereja lama yang dibangun sejak tahun1995 sudah tidak cukup lagi menampung umat yang banyak. Sedangkan gagasan mendirikan bangunan baru pada tahun 2013 dengan menggalang dana dari para umat dan para donatur.

“Sehingga pada tahun 2014 mulai peletakan batu pertama dan dengan kurun satu tahun lebih gereja yang didambakan akhirnya diresmikan serta diberkati,”  kata Pekei.

Ia berharap hadirnya bangunan gereja yang baru itu menambah keimanan masyarakat, khususnya umat Katolik di stasi Yagu semakin tumbuh. (*)

loading...

Sebelumnya

Cara distrik Tigi menjaga toleransi saat Natal dan tahun baru

Selanjutnya

Anggota PPS Kabupaten Paniai dibekali bimbingan tekhnis

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe