Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Saireri
  3. Pemkab Paniai diminta segera selesaikan dana TA mahasiswa
  • Senin, 18 Desember 2017 — 12:52
  • 1616x views

Pemkab Paniai diminta segera selesaikan dana TA mahasiswa

"Selain itu Ipmapan mendesak Pemkab Paniai segera membayar uang kebutuhan asrama dan kontrakan, serta uang pengembangan organisasi," kata koordinator Ipmapan se-Jawa dan Bali,  Anselmus Gobai, kepada Jubi, Senin (18/12/2017).
Anselmus Gobai, koordinator Ipmapan se-Jawa dan Bali – Jubi/IST
Admin Jubi
Editor : Dewi Wulandari
LipSus
Features |
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 15:14 WP
Features |
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 15:38 WP
Features |
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 09:47 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Nabire, Jubi - Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Paniai (Ipmapan) se-Jawa dan Bali mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paniai, dalam hal ini Dinas Pendidikan, untuk segera membayar dana Tugas Akhir (TA) tahun 2017.

"Selain itu, Ipmapan mendesak Pemkab Paniai segera membayar uang kebutuhan asrama dan kontrakan, serta uang pengembangan organisasi," kata koordinator Ipmapan se-Jawa dan Bali,  Anselmus Gobai, kepada Jubi, Senin (18/12/2017).

Anselmus mengatakan dari beberapa kota studi, dana tersebut ada yang belum diterimakan tetapi ada juga yang sudah. 

"Di Jawa dan Bali, seperti Yogyakarta, Surabaya, Jakarta, Bandung, Malang, dan Bali," kata Ansel.

Ansel juga mengatakan pihaknya mengalami kesulitan dalam hal kebutuhan biaya lampu, biaya kontrakan, dan biaya kuliah. 

"Hal-hal seperti ini harus dipertanyakan kebijakan pemerintah. Ini terlihat tidak seperti tahun-tahun sebelumnya," katanya lagi.

Ansel juga mengatakan kalau pada tahun-tahun sebelumnya dan tersebut dibayarkan langsung dengan kunjungi ke kota studi masing-masing.

"Mengapa tahun ini masih belum dibayar? Terus apa dasarnya pembayaran menjadi sistem rekening melalui pengurus ikatan? Ini tidak benar," katanya.

Ansel juga mengatakan pihaknya sebagai mahasiswa khawatir jangan sampai Pemda Paniai melakukan kunjungan di kota studi lain secara diam-diam.

"Terlepas dari itu, kami juga curiga, apa lagi besok sudah masuk musim Pilkada di Paniai pada tahun 2018," katanya. 

Ansel minta Pemda segera membayar uang wajib mahasiswa. 

"Kalau tidak nanti kita lihat saja di Paniai. Kami akan proses melalui jalur hukum," katanya.

Demi Nawipa, mahasiswa se-Jawa dan Bali, mengatakan dirinya kecewa dengan tindakan Pemkab Paniai saat ini.

"Mengapa mereka tidak dibayar? Ini kan aneh. Mereka punya uang wajib yang harus pemerintah bayar," katanya lagi.

Demi menegaskan supaya Pemda Paniai buka mata dan telinga terkait dana-dana pendidikan yang ada. (CR-1*)

loading...

Sebelumnya

BFC menghias Tugu Roket di Nabire jadi pohon Natal

Selanjutnya

PKN duga ada korupsi dana desa di kampung Wanggar Pantai Nabire

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe