close
Iklan Kominfo
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lapago
  3. Investasi SDM di Jayawijaya dinilai lebih penting
  • Senin, 18 Desember 2017 — 22:23
  • 1620x views

Investasi SDM di Jayawijaya dinilai lebih penting

SDM, khususnya di bidang pendidikan sebagai modal utama jika ingin bersaing dengan daerah lain di luar Papua.
Wisuda angkatan X STISIP Amal Ilmiah Wamena-Jubi/Islami
Islami Adisubrata
Editor : Edi Faisol

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Wamena, Jubi – Bupati Jayawijaya, Wempi Wetipo mengatakan investiasi Sumber Daya Manusia (SDM) di daerahnya diilai jauh lebih penting. SDM, khususnya di bidang pendidikan sebagai modal utama jika ingin bersaing dengan daerah lain di luar Papua.

“Termasuk peran Yapis Papua dan STISIP Amal Ilmiah, Wamena yang telah menyumbangkan sumber daya manusia di pegunungan tengah khususnya di Jayawijaya,” kata Wempi, saat menghadiri wisuda angkatan X Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Amal Ilmiah Yapis Wamena, Senin (18/12/2017).

Ia menyebutkan investasi SDM telah dilakukan STISIP Amal Ilmiah Yapis Wamena yang turut membangun manusia di wilayah Pegunungan Tengah Papua. Menurut dia berbicara soal politik, ekonomi jika tidak sekolah dan pendidikan yang bermutu tetap akan miskin.

“Untuk itu kami pun berterima kasih kepada Yapis Papua dan STISIP Amal Ilmiah Wamena yang telah menyumbangkan sumber daya manusia di pegunungan tengah khususnya di Jayawijaya,” kata Wempi menambahkan.

Ia  berharap lulusan sekolah tersebut mampu menjadi pribadi yang berkualitas dan punya daya saing.  Menurut dia, sarjana urusannya tidak sampai lulus kuliah, tapi menjadi SDM yang dihasilkan lebih berkualitas, sehingga bisa menjawab kebutuhan yang ada.

“Ini lompatan yang luar biasa supaya kita tidak putus sekolah hanya sampai di tingkat pendidikan menengah atas, tetapi bisa menjawab kebutuhan di pegunungan tengah Papua, ,” katanya.

Ketua STISIP Amal Ilmiah Wamena, Rudihartono Ismail, mengatakan wisuda angkata ke 10 dari kampusnya sebanyak 92 orang.

“Masing-masing dari prodi administrasi publik S1, prodi ilmu pemerintahan S1 orang, prodi adminstrasi bisnis, dan administrasi bisnis D3,” kata Ismail.

Ia berharap SDM yang lulus itu banyak berkiprah di pemerintahan maupun masyarakat luas. “Terutama anggota legislatif maupun kepala daerah,” ujar Ismail menjelaskan. (*)

 

loading...

Sebelumnya

Buruknya jaringan internet di Yahukimo, warga plesetkan kata "Dekai"

Selanjutnya

Pertangungjawaban dana desa di Jayawijaya masih minim

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Dunia |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4914x views
Polhukam |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4250x views
Otonomi |— Rabu, 17 Oktober 2018 WP | 2476x views
Polhukam |— Selasa, 16 Oktober 2018 WP | 2431x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe