Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Uang palsu belum ditemukan di Jayapura
  • Selasa, 19 Desember 2017 — 10:47
  • 1403x views

Uang palsu belum ditemukan di Jayapura

Perusahaan keuangan plat merah itu telah menggelar edukasi kepada teller money changer dan melengkapinya money changer BRI di perbatasan dengan alat canggih  di lokasi penukaran
Penukaran uang di money changer sebuah bank di kantor perbatasan lintas negara Skouw, Jubi/ Sindung
Sindung Sukoco
Editor : Edi Faisol
LipSus
Features |
Senin, 15 Oktober 2018 | 06:14 WP
Features |
Minggu, 14 Oktober 2018 | 21:06 WP
Features |
Minggu, 14 Oktober 2018 | 19:52 WP
Features |
Minggu, 14 Oktober 2018 | 12:30 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi -Kepala Kanwil Bank Rakyat indonesia (BRI) Jayapura, I Wayan Nasta, mengaku belum menemukan uang palsu yang selama ini meresahkan. Perusahaan keuangan plat merah itu telah menggelar edukasi kepada teller money changer dan melengkapinya money changer BRI di perbatasan dengan alat canggih  di lokasi penukaran.

“Belum ada temuan uang palsu, kami telah membeli alat terbaru dan tercanggih untuk meneliti uang palsu di perbatasan,” kata I Wayan Nasta, Selasa  (19/12/2017).

Munculnya isu beredar uang Kina palsu pada masyarakat di Skow, perbatasan Papua dan Papua Nugini dengan modus  menjual mata uang PNG palsu diakui sempat menimblkan kepanikan. “Namun kami libatkan partisipasi publik untuk melapor,” kata I Wayan menambahkan.

Tercatat uang itu dijual dengan harga per Satu kina , sekitar Rp 2-3 ribu. Secara resmi  uang Kina saat ini jika ditukar dengan rupiah, per 1 Kina dihargai dengan kisaran Rp 4000-an.

Wakil Pimpinan Wilayah Operasional Kanwil BRI Jayapura, Suwarya, menyatakan lembaganya menjadi salah satu anggota satgas kedaulan uang rupiah bersama stakeholder lainnya ikut mengedukasi masyarakat dan pendagang pasar tradisional selama enam bulan ke depan.

“Kami mulai  pada awal tahun2018,” kata  Suwarya.

Langkah itu dilakukan setelah pertemuan tinggi bersama BI dan bersama stakeholder RI-PNG beberapa waktu. Kedua lembaga itu  menyepakati beberapa hal, salah satunya penegakkan hukum kepada pedagang pasar dan penduduk PNG.

“ emang sudah ditentukan siapa saja yang akan duduk di sana, Pimwil BRI Jayapura termasuk di dalamnya,” katanya.

Keputusan pembentukan satgas tersebut akan dilengkapi dan disempurnakan tugas pokok dan fungsinya. (*)

loading...

Sebelumnya

Tiket penerbangan ekonomi ludes menjelang Natal hingga Tahun Baru

Selanjutnya

BRI Jayapura salurkan KUR hingga Rp 914,4 Miiar

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Dunia |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4807x views
Polhukam |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 4195x views
Polhukam |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 3728x views
Advertorial |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 3412x views
Polhukam |— Sabtu, 06 Oktober 2018 WP | 3291x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe