Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. UMK Jayapura Rp 3,118 juta, berlaku mulai Januari 2018
  • Rabu, 20 Desember 2017 — 13:26
  • 3639x views

UMK Jayapura Rp 3,118 juta, berlaku mulai Januari 2018

"Memang agak tegang dalam pertemuan kita kemarin dengan Dewan Pengupahan serta beberapa pihak lainnya. Kendati demikian ada solusi untuk menaikkan UMK menjadi Rp 3,118 juta. Ada kenaikan 12 persen atau sekitar Rp 350 ribu dari tahun lalu. UMK ini akan diberlakukan mulai 1 Januari 2018," ujar I nyoman Sucipta.
Ketua SPSI, Plt Kepala Disnakertrans (tengah), dan Ketua APINDO saat memimpin rapat bersama membahas UMK - Jubi/IST  
Engelbert Wally
Editor : Dewi Wulandari

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Sentani, Jubi  – Upah Minimum Kabupaten ( UMK) Kabupaten Jayapura tahun 2018 diputuskan Rp 3,118 juta atau naik 12 persen dari UMK tahun sebelumnya yang sebesar Rp 2,783 juta. UMK baru akan mulai diberlakukan 1 Januari 2018.

Keputusan ini diambil pada pertemuan antara Pemerintah Kabupaten Jayapura melalui Dinas Tenaga Kerja dan Trasnmigrasi, bersama Dewan Pengupahan, Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI), dan Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kabupaten Jayapura, di Sentani, Selasa (19/12/2017).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Trasnmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Jayapura, I Nyoman Sucipta, membenarkan adanya kenaikan harga UMK tersebut.

Keputusan tersebut diambil setelah rapat bersama yang cukup tegang dari semua stakeholder ketenagakerjaan. Alhasil UMK mengalami kenaikan harga sekitar 350 ribu sekian atau 12 persen dari total sebelumnya.

"Memang agak tegang dalam pertemuan kita kemarin dengan Dewan Pengupahan serta beberapa pihak lainnya. Kendati demikian ada solusi untuk menaikkan UMK menjadi Rp 3,118 juta. Ada kenaikan 12 persen atau sekitar Rp 350 ribu dari tahun lalu. UMK ini akan diberlakukan mulai 1 Januari 2018," ujar I nyoman Sucipta, saat dihubungi di Sentani, Rabu (20/12/2017).

Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kabupaten Jayapura, Steven Wambukomo, mengaku pihaknya menyambut baik kenaikan UMK yang telah ditetapkan pemda. Ia berharap dengan kenaikan upah tersebut kinerja karyawan di masing-masing perusahaan juga meningkat.

“Kenaikan UMK  bagi kami sudah bagus dan ada kepuasan tersendiri. Saya berharap kinerja karyawan juga meningkat yang berdampak kepada penghasilan dan pendapatan perusahaan yang mempekerjakan mereka. Sehingga sinergitas dan timbal balik dalam dunia kerja berjalan dengan baik," jelasnya.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kabupaten Jayapura, Siska Yoku, menyampaikan

kenaikan 12 persen yang  ditetapkan pemda dan sejumlah pihak berwenang ini pasti diterima seluruh perusahaan di Kabupaten Jayapura.

“UMK naik 12 persen sudah cukup bagus. Ini keputusan bersama dalam forum resmi. Pihak  perusahaan pasti menerima kenaikan 12 persen ini,” pungkasnya.

loading...

Sebelumnya

OKP dan ormas akan gelar christmas carnaval dan jalan santai

Selanjutnya

Adat mempunyai nilai unik dan unggul

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe