Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Serunya Natal bersama Yapkema dan petani kopi Dogiyai
  • Rabu, 20 Desember 2017 — 14:16
  • 671x views

Serunya Natal bersama Yapkema dan petani kopi Dogiyai

Acara yang digelar pada hari Senin 18 Desember 2017 itu diramaikan dengan pembagian hadiah.
Para petani kopi Dogiyai bersama Yayasan Pembangunan Kesejahteraan Masyarakat (Yapkema), saat perayaan Natal bersama, Jubi/Zely Ariane
Zely Ariane
zely.ariane@tabloidjubi.com
Editor : Edi Faisol

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Moanemani, Jubi – Yayasan Pembangunan Kesejahteraan Masyarakat (Yapkema) menggelar peringatan Natal bersama petani kopi Arabika Kabupaten Dogiyai. Acara yang digelar pada hari Senin 18 Desember 2017 itu diramaikan dengan pembagian hadiah.

“Hadiah sebagai motivasi karena dalam satu setengah bulan mereka telah berhasil menunjukkan kemajuan merawat pohon kopi serta berhasil menjual biji kopi hijau (green bean) terbanyak,” kata Frans Pigai, koordinator pemberdayaan petani kopi dari yayasan Yapkema.

Hadiah diberikan yayasan yang ia kelola itu berupa peralatan pemangkasan pohon kepada petani pemenang pertama kategori perawatan pohon kopi, Yunus Tebai dari Kampung Denemani, Distrik Dogiyai, Kabupaten Dogiyai.

“Hadiah-hadiah ini tidak seberapa, hanya memacu motivasi merawat kebun kopi dengan baik agar panen hasil lebih banyak lagi, yang tentunya setelah dijual akan menambah pendapatan keluarga,” kata Frans, menambahkan.

Selain alat pangkas, Yapkema juga menyerahkan sejumlah uang kepada mama Tebai, yang selama ini merawat kebun kopi. Selain itu penghargaan serupa juga diberikan kepada  mama Anastasia Badii, istri Gerardus Agapa yang memiliki pohon kopi terbanyak dari seluruh petani yang hadir:

Tercatat dari sekitar 20 petani kopi jenis arabika di Dogiay, enam di antaranya perempuan yang menjadi prioritas kader petani kopi yang dipantau Yapkema, mereka sebelumnya mendapat pelatihan sebagai petani kader yang dilakukan 7 November 2017 lalu.

Dalam perayaan natal bersama itu melahirkan sejumlah kesepakatan dan rencana kerja lanjutan untuk pemeliharaan dan produksi kopi asal Dogiyai.

Andreas Tekege, petani kopi asal Modio, Mapia, Kabupaten Dogiyai, yang juga mendapatkan hadiah pertama sebagai penjual biji kopi hijau terbanyak,  mengatakan merasa lebih bersemangat memelihara kopi dibanding sebelumnya. “Hadiah-hadiah ini memang tidak seberapa dibanding acara-acara pemerintah, tetapi Yapkema sudah memotivasi ,” kata Andreas.

Sejak awal November lalu Andreas sudah berhasil menjual hampir 600 kilogram kopi hijau kepada Enauto Coffee yang menjadi lembaga rintisan Unit Pengolahan Kopi yang digagas Yapkema di Idakotu, Dogiyai. (*)

loading...

Sebelumnya

Penghasilan warnet di Yahukimo puluhan juta per bulan

Selanjutnya

Kopi Dogiyai diharapkan menjadi prioritas pembangunan ekonomi

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe