Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Mamta
  3. Persiapan PON 2020, Telkom mengaku masih kabur 
  • Rabu, 20 Desember 2017 — 15:31
  • 953x views

Persiapan PON 2020, Telkom mengaku masih kabur 

Manager Logistik dan Genaral Support PT Telkom WITEL Papua, Wibowo Raharjo, mengakui belum mengetahui proses dan apa yang menjadi tugas dan tanggung-jawab pihaknya untuk mendukung kegiatan empat tahunan tersebut. 
Kantor Telkom Witel Papua - Jubi/Sindung Sukoco
Sindung Sukoco
Editor : Dewi Wulandari
LipSus
Features |
Senin, 15 Oktober 2018 | 06:14 WP
Features |
Minggu, 14 Oktober 2018 | 21:06 WP
Features |
Minggu, 14 Oktober 2018 | 19:52 WP
Features |
Minggu, 14 Oktober 2018 | 12:30 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi - Pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2020 di Papua akan tercatat dalam sejarah olahraga di Indonesia. Multi event nasional empat tahunan tersebut di Bumi Cenderawasih itu akan menjadi rujukan ke depan saat pelaksanaan PON berikutnya. 

Tapi dari berbagai persiapan PON 2020, ternyata masih ada poin kesiapan telekomunikasi seperti Telkom Witel Papua, yang mengaku belum mengetahui jelas program serta perkembangan persiapan kegiatan nasional tersebut.

Manager Logistik dan Genaral Support PT Telkom WITEL Papua, Wibowo Raharjo, mengakui belum mengetahui proses dan apa yang menjadi tugas dan tanggung-jawab pihaknya untuk mendukung kegiatan empat tahunan tersebut. 

Wibowo mengatakan yang menjadi masalah bukan di pihak Telkom sebab hingga saat ini pihaknya belum mengetahui secara jelas bentuk infrastruktur dan berapa besar jumlah pengguna dan lain sebagainya.

“Sudah dari awal kami berkomitmen mendukung pelaksanaan PON 2020. Kami pernah didatangi tim kerja PON. Tetapi hanya ditanya kesiapannya tanpa bicara spesifik apa yang diperlukan dan seberapa besar kebutuhan. Hingga kini belum ada tidak lanjutnya. Contoh di kampung Harapan. Ini mau untuk apa, berapa pengguna berapa orang,” tegasnya

Data kejelasan ini sangat diperlukan, kata Wibowo, sebab pemasangan alat telekomunikasi perlu adanya perencanaan yang matang dan tidak salah sasaran.

“Seumpama pemasangan tak perlu hambur kuota internet sebab disesuaikan dengan peruntukannya sehingga perlu pemasangan yang strategis dan tepat,” ujarnya.

Diharapkan, pembangunan alat telekomunikasi ini tak mubazir sebab diketahui secara jelas peruntukannya. 

“Pemerintah provinsi Papua menjadi pelopor pertama masterplan penyelenggaraan PON di Indonesia,” kata Ketua tim penyusun masterplan PON 2020, Iwan Barata,.

Iwan Barata menjelaskan masterplan yang akan menjadi acuan pelaksanaan PON di Indonesia ini, kembali dimatangkan laporannya sebelum diserahkan resmi kepada Panitia Besar (PB) PON 2020. (*)

loading...

Sebelumnya

Pemkab Jayapura kontrak seratus tenaga guru

Selanjutnya

38 WNA dideportasi kantor imigrasi Jayapura, kebanyakan warga PNG

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Dunia |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4806x views
Polhukam |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 4195x views
Polhukam |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 3712x views
Advertorial |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 3411x views
Polhukam |— Sabtu, 06 Oktober 2018 WP | 3291x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe