Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Saireri
  3. Aktivis HAM: Kedatangan Jokowi di Nabire hanya omong kosong
  • Rabu, 20 Desember 2017 — 16:42
  • 2374x views

Aktivis HAM: Kedatangan Jokowi di Nabire hanya omong kosong

Gunawan mengatakan sangat tidak etis dan sama sekali tidak ada guna atas perjalanan Presiden ke Nabire dan pulang tanpa menyentuh persoalan HAM di Papua.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP) perwakilan Meepago, John Gobai - Jubi/IST
Admin Jubi
Editor : Dewi Wulandari
LipSus

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Nabire, Jubi  - Kedatangan Presiden Jokowi di Nabire, Papua dikecam keras aktivis HAM di Nabire dan anggota DPR Papua.

"Ya, kedatangan Jokowi ke Nabire ini sebenarnya tidak jauh berbeda dengan kedatangan-kedatangan sebelumnya di daerah lain di Papua. Kedatanganya hanya omong kosong," kata aktivis HAM di Nabire, Gunawan Inggeruhi, kepada Jubi, Rabu (20/12/2017).

Gunawan yang juga koordinator Pemantau Keuangan Negara (PKN) wilayah Nabire ini dengan tegas mengatakan dirinya melihat kunjungan kali ini ada kepentingan untuk Pilpres 2019 nanti. 

"Ini ada motif kepentingan Pilpres 2019. Kalau seperti ini, kapan penegakan HAM akan dilakukan," katanya dengan nada kesal.

Gunawan mengatakan sangat tidak etis dan sama sekali tidak ada guna atas perjalanan Presiden ke Nabire dan pulang tanpa menyentuh persoalan HAM di Papua.

"Kalau modelnya seperti itu, tidak ada guna bagi penegakan HAM di Papua, terutama di Nabire," katanya.

Gunawan mengatakan kalau Presiden hanya datang resmikan beberapa proyek, jangan salahkan rakyat kalau beberapa tahun ke depan akan terus melahirkan konflik-konflik.

"Dan ini karena Presiden tidak serius menangani persoalan Papua," katanya.

Gunawan menambahkan ada kepentingan terselubung dari kedatangan Presiden kali ini. Selain meresmikan beberapa proyek, disinyalir ada agenda untuk pemekaran provinsi Papua Tengah.

“Ini akan jadi masalah buat rakyat Papua, khususnya di Nabire. Disini masih sarat korupsi. Berdasarkan data yang dihimpun tim PKN, Nabire adalah salah satu sarang dan ladang korupsi. Ini yang Presiden perlu ketahui," kata Gunawan menegaskan.

Semestinya, lanjut Gunawan, Presiden harus ketahui tindakan korupsi dan pelanggaran HAM di wilayah Meepago khususnya di Nabire menjadi hal penting. 

"Dua hal ini sangat mengorbankan masyarakat. Kasihan, masyarakat menderita di atas menderita," katanya.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP) perwakilan Meepago, John NR Gobai, membenarkan apa yang disampaikan Gunawan Inggeruhi terkait kasus pelanggaran HAM dan Presiden Jokowi yang hanya terus melakukan pencitraan di Papua.

"Ya, ketegasan sikap dan keputusan Presiden terkait sejumlah kasus pelanggaran HAM, yang oleh Komnas HAM telah ditetapkan sebagai pelanggaran HAM berat, terutama kasus Paniai Berdarah tahun 2012, untuk segera diselesaikan, namun hingga kini belum terselesaikan juga," kata John.

John mengingatkan Presiden Jokowi perlu ingat bahwa ini adalah janji yang menunjukkan wibawa negara. 

"Ya, mau tidak mau, suka tidak suka, kami akan terus menagih janji Presiden terkait penyelesaian kasus tersebut. Apa lagi kami kasihan keluarga korban yang hingga kini masih terus menanyakan kapan proses penyelesaian itu," katanya. (CR-1*)

loading...

Sebelumnya

Rencana kunjungan Presiden Jokowi ke Nabire, ini tuntutan KNPI

Selanjutnya

Masyarakat adat Yerisiam Gua: Presiden Jokowi semestinya tidak tuli 

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe