Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Polhukam
  3. Pemerintah diingatkan tidak pilih kasih subsidi penerbangan
  • Rabu, 20 Desember 2017 — 17:52
  • 525x views

Pemerintah diingatkan tidak pilih kasih subsidi penerbangan

"Kalau misalnya hanya Susi Air, akan muncul pertanyaan, kenapa hanya maskapai tertentu, karena di Papua ada maskapai lain misalnya AM, Pilatus Porter, Tariku dan lainnya," kata Natan kepada Jubi, Rabu (20/12/2017).
Ilustrasi pesawat MAF di pedalaman Papua - Jubi. Dok
Arjuna Pademme
harjuna@tabloidjubi.com
Editor : Galuwo

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi - Pemerintah pusat diingatkan tidak pilih kasih jika memberikan subsidi penerbangan pesawat perintis ke pedalaman Papua, menggantikan pesawat Mission Aviation Fellowship (MAF) yang kini izin penerbangannya dibekukan.

Sekretaris Fraksi Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) DPR Papua, Natan Pahabol mengatakan, ia mendukung jika pemerintah akan memberikan subsidi penerbangan ke pedalaman Papua. Namun jangan hanya untuk maskapai tertentu misalnya Susi Air, seperti di Tarakan, Kalimantan Utara yang mendapat subsidi APBN senilai Rp13 miliar.

"Kalau misalnya hanya Susi Air, akan muncul pertanyaan, kenapa hanya maskapai tertentu, karena di Papua ada maskapai lain misalnya AM, Pilatus Porter, Tariku dan lainnya," kata Natan kepada Jubi, Rabu (20/12/2017).

Menurutnya, subsidi jangan hanya diberikan kepada satu maskapai, namun juga maskapai lainnya dengan nominal yang sama.

"Kalau hanya satu maskapai yang dapat subdisi akan memunculkan kesan yang tidak baik," ujarnya.

Katanya, pemerintah harus adil kepada semua maskapai. Jangan ada maskapai tertentu yang terkesan dianak emaskan.

"Kami ingin kalau ada subsidi, diatur secara baik, supaya adil dan tidak menimbulkan pertanyaan," katanya.

Dosen STT Jakarta, asal Kabupaten Yahukimo, Edim Bahabol belum lama ini mengatakan, pencabutan izin penerbangan MAF oleh Kementerian Perbuhungan merupakan kebijakan politik pemerintah pusat secara halus.

Ia meminta pemerintah melihat kontribusi pelayanan dan pengabdian misionaris kepada negara di pedalaman Papua. Katanya, sebelum negara hadir di polosok Papua, mereka orang-orang yang memiliki keberanian mengorbankan nyawa demi menyelamatkan kehidupan masyarakat pedalaman Papua. (*)

loading...

Sebelumnya

Kata legislator, Susi Air tak bisa gantikan MAF di Papua

Selanjutnya

Jokowi diharap membawa titik terang masalah HAM dan tambang

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe