Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Musim buah mangga, pedagang musiman mulai bermunculan di pasar Pharaa
  • Rabu, 20 Desember 2017 — 18:41
  • 902x views

Musim buah mangga, pedagang musiman mulai bermunculan di pasar Pharaa

Salah satunya adalah Daud Opide (58 tahun). Pria asal Depapre ini baru berjualan buah mangga di pasar Pharaa Sentani sekitar tiga pekan lalu. Buah mangga dia bawa dari Dormena distrik Depapre kabupaten Jayapura.
Daud Opide saat melayani pembeli – Jubi/Yance Wenda
Yance Wenda
Editor : Dewi Wulandari
LipSus
Features |
Senin, 23 April 2018 | 13:37 WP
Features |
Selasa, 17 April 2018 | 13:24 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Sentani, Jubi  – Di musim buah mangga yang dimulai akhir November lalu, pedagang buah musiman mulai bermunculan di pasar Pharaa Sentani, kabupaten Jayapura.

Salah satunya adalah Daud Opide (58 tahun). Pria asal Depapre ini baru berjualan buah mangga di pasar Pharaa Sentani sekitar tiga pekan lalu. Buah mangga dia bawa dari Dormena distrik Depapre kabupaten Jayapura.

"Kami biasa ambil dari Distrik Depapre. Sekali ambil itu bisa 500 buah, bahkan lebih," katanya pada Jubi, saat ditemui di pasar Pharaa Sentani, Selasa (19/12/2017).

Daud mengatakan buah mangga yang ia datangkan itu dibelinya dari kebun tetangga.

"Ini kami beli dari tetangga yang memiliki kebun mangga di Depapre. Musim mangga sudah dari akhir bulan lalu," ucapnya.

Daud menjelaskan dia menjual mangga golek dengan harga bervariasi, tergantung ukuran besar kecilnya.

"Untuk yang besar itu Rp 35 ribu. Ada juga yang harga Rp 15-25 ribu. Yang kecil-kecil say jual Rp 10 ribu per biji," katanya.

Dalam sehari jika berjualan dari pagi hingga sore, dai bisa menjual 300 hingga 500 buah mangga.

"Jika buahnya sebanyak 400 buah, saya bisa dapat uang Rp 5-6 juta. Kalo buah sedikit hanya bisa dapat Rp 3-4 juta saja," tuturnya.

Daud Opide menceritakan di musim mangga seperti ini, penjual yang paling banyak datang dari kampung-kampung, datang berjualan di kota.

Seorang pelanggan Daud, Yonddy Nyoman, mengatakan di musim mangga ini penjual member harga sangan bervariasi.

"Saya mau beli mangga, jadi saya ada tanya-tanya soal harga. Semua beda-beda jadi," kata Yonddy.

Yonddy mengaku harus cermat memilih karena mangga yang dijual ada bermacam-macam.

"Minimal yang saya perhatikan ada dua jenis buah mangga.  Ada mangga golek yang panjang dan yang bulat. Harganya juga beda. Ada yang tiga buah Rp 15 ribu.  Jadi saya ada tawar untuk beli," kata Yonddy Nyoman. (*)

loading...

Sebelumnya

Menteri BUMN menilai pengrajin Papua perlu pelatihan

Selanjutnya

Menteri BUMN janji perhatikan pengrajin Papua

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Lembar Olahraga |— Minggu, 22 April 2018 WP | 9769x views
Berita Papua |— Jumat, 20 April 2018 WP | 3398x views
Pasifik |— Senin, 23 April 2018 WP | 2131x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe