Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Pemerintah gelar operasi pasar beras cadangan
  • Rabu, 20 Desember 2017 — 20:59
  • 1169x views

Pemerintah gelar operasi pasar beras cadangan

Kebijakan  itu dilakukan untuk mengamankan ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok pangan menjelang Natal 2017 dan tahun baru 2018.
Gerakan stabilisasi pangan, pasar murah yang dilakukan oleh dinas perindustrian dan perdagangan Papua dengan bekerjasama dengan Bulog,-Jubi/ Sindung
Sindung Sukoco
sindung@tabloidjubi.com
Editor : Edi Faisol

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi – Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan Perum Bulog menggalakkan Operasi Pangan Beras Cadangan Pemerintah (OP-CBP) sejak bulan November lalu. Kebijakan  itu dilakukan untuk mengamankan ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok pangan menjelang Natal 2017 dan tahun baru 2018.

“Realisasi hingga 19 Desember 2017  kami sudah menggunakan beras kurang lebih 49,300 Ton dengan total lokasi 32 Titik diseluruh Papua dan Papua Barat,” kata Kepala Perum Bulog Divre Papua dan Papua Barat, Fauzi Muhammad.

Ia mengaku operasi pasar beras cadangan bekerja sama dengan Satgas Pangan, RPK dan pasar Pencatatan harga. Menurut dia, operasi pangan ini untuk mengendalikan harga tertahan tidak meningkat. “pelaksanakan OP CBP ditarget hingga 31 Desember yang akan datang,” kata Fauzi menambahkan.

Tercatat operasi pasar mendistribusikan pasokan dari Bulog, dengan beragam jenis, meliputi beras harga Rp 8.100 per kilo gram, gula Rp 12,5 ribu per kg, dan minyak goreng Rp12,5 ribu per liter. Selaian itu bulog juga akan mendatangkan tepung sekitar 86 ribu liter yang sedang  perjalanan ke Papua.

“Untuk kota Jayapura akan ada 8000 liter karena harus dibagi dengan daerah lainnya,” katanya.

Ia berharap dengan gerakan operasi yang dilajukan secara masif di seluruh Papua dan Papua Barat dapat memberikan multiplayer effect untuk stabilisasi pangan Natal dan Tahun Baru.

Kepala Disperindag Provinsi Papua, Max Olua, mengatakan operasi pasar murah tersebut dalam rangka menyongsong hari besar keagamaan Nasional baik Idul Fitri maupun menjelang Natal.

“Pasar murah ini kami lakukan dua kali dalam satu tahun. Artinya, pemerintah ingin mendekatkan diri kepada masyarakat melalui pasar murah,” kata Max.

Menurut dia, pemerintah membantu agar meringankan beban dalam rangka menyongsong hari raya keagamaan. (*)

loading...

Sebelumnya

Menjelang Natal dan tahun baru transaksi gadai masih normal

Selanjutnya

Ini kapasitas pembangkit yang diresmikan Presiden di Papua

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe