Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Ini kapasitas pembangkit yang diresmikan Presiden di Papua
  • Kamis, 21 Desember 2017 — 11:42
  • 905x views

Ini kapasitas pembangkit yang diresmikan Presiden di Papua

PLTMG Nabire 20 MW ini mempunyai nilai investasi sekitar Rp 444 miliar, sedangkan PLTMG Jayapura 50 MW, kontrak proyeknya terdiri atas pekerjaan pembangunan (EPC) dan pekerjaan Operation & Maintenance (O&M) selama lima tahun
Presiden Joko Widodo saat kunjungan kerja meresmikan dua pembakit listrik di Papua,-Jubi/dok
Edi Faisol
redaksi@tabloidjubi.com
Editor :

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Nabire, Jubi,- Presiden Joko Widodo meresmikan dua Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) kapasitas 70 mega watt di Jayapura dan Nabire. Jokowi, sapaan akrap presiden, mengakui sulit membangun kelistrikan di Tanah Papua, namun hal tersebut harus menjadi semangat untuk tetap menerangi negeri.

"Papua kita kebut terus untuk urusan listrik. Pembangunan di PLTMG Nabire 20 mega watt tergolong cepat hanya 8 bulan,” kata Joko widodo, dalam sambutan sebelum  peresmian. Rabu (20/12/2017).

Tercatat pembangunan di PLTMG Nabire 20 mega watt lebih cepat hanya 8 bulan. “Padahal sepertinya barusan saya groundbreaking. Listrik menjadi kunci bagi investasi yang ada di Papua," kata  Jokowi menambahkan.

PLTMG Nabire 20 MW ini mempunyai nilai investasi sekitar Rp 444 miliar. Dalam kontrak proyek, selain membangun pembangkit listrik (EPC Contract) juga termasuk pelaksanaan Operation & Maintenance (O&M) selama lima tahun. Kontraktor pelaksana Konsorsium terdiri dari PT PP (Persero) Tbk, Wartsila Finland Oy dan PT Wartsila Indonesia. Dengan masa konstruksi delapan bulan dan menyerap tenaga kerja sejumlah 479 orang.

Tambahan 20 Mega watt dari pembangkit tersebut mampu sistem listriik Nabire akan meningkat 105 persen. Peningkatan ketersediaan listrik ini akan meningkatkan rasio elektrifikasi dengan potensi pertambahan jumlah pelanggan baru sebanyak 25.000 pelanggan.

Sedangkan PLTMG Jayapura 50 MW kontrak proyeknya terdiri atas pekerjaan pembangunan (EPC) dan pekerjaan Operation & Maintenance (O&M) selama lima tahun yang dikerjakan oleh kontraktor Konsorsium PT PP (Persero) Tbk, Wartsila Finland Oy dan PT Wartsila Indonesia.

Proyek yang mempunyai nilai investasi sebesar Rp 866 miliar ini telah beroperasi sejak 24 November 2017 dengan masa konstruksi selama 7,5 bulan dan mampu menyerap 538 orang tenaga kerja.

Masuknya PLTMG Jayapura 50 MW akan meningkatkan kurang lebih 60 persen daya di sistem Jayapura dan berpotensi menambah kurang lebih 62.000 pelanggan baru. Jokowi berharap peningkatan kapasitas pembangkit di sistem kelistrikan Nabire dan Jayapura  dapat menarik minat investor untuk berinvestasi di Tanah Papua.

Bupati Nabire Isaias Douw menyampaikan rasa syukurnya dengan hadirnya PLTMG di Nabire.

"Saya atas nama pemerintah dan masyarakat Nabire menyampaikan terima kasih dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Bapak Presiden,” kata Isaias Douw.

Isaias menyebutkan pembangunan PLTMG itu menjawab kerinduan masyarakat Nabire yang butuh energi listrik. “Kami berkeyakinan dengan adanya PLTMG ini pemerintah daerah dan PLN pada 2018 akan berupaya memperluas jaringan sejumlah kampung dan distrik,” kata Isaias menjelaskan. (*)

 

loading...

Sebelumnya

Pemerintah gelar operasi pasar beras cadangan

Selanjutnya

Ini salah satu perusahaan yang terlibat pembangungan PLTMG MPP

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe