Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Otonomi
  3. Pembangunan pelabuhan Samabusa terus digenjot
  • Jumat, 22 Desember 2017 — 14:25
  • 2385x views

Pembangunan pelabuhan Samabusa terus digenjot

Keberadaan pelabuhan itu dinilai penting untuk menekan harga barang di Papua.
Presiden Joko Widodo saat meninjau pelabuhan samabusa Nabire - Dok.Jubi
Alexander Loen
Editor : Edi Faisol
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi - Gubernur Papua Lukas Enembe menyatakan pembangunan pelabuhan Samabusa, Kabupaten Nabire, terus digenjot agar bisa mendukung program Tol laut yang dicanangkan pemerintah pusat. Keberadaan pelabuhan itu dinilai penting untuk menekan harga barang di Papua.

"Ini penting, sebab kami harapkan pelabuhan-pelabuhan yang ada di Papua bisa mendukung program tol laut," ujar Enembe  dalam siaran persnya pers yang diterima Jubi, di Jayapura, Jumat (22/12/2017).

Disamping mempersiapkan infrastruktur, daerah sekitar pelabuhan harus disiapkan mampu menyediakan bahan kebutuhan yang bisa diangkut ke luar Papua. "Ini yang harus diperhatikan kabupaten-kabupaten yang masuk dalam jalur tol laut, terutama dalam peningkatan produksi, seperti pertanian, peternakan dan lainnya," kata Enembe menjelaskan.

Presiden Joko Widodo menyatakan pelabuhan Kargo Samabusa diharapkan tidak hanya melayani penumpang, tetapi juga melayani kargo, sehingga memperpendek pelayanan kepada masyarakat.

"Ke depan ini, harus betul-betul menjadi pelabuhan bagi enam kabupaten di sekitar Nabire, saya kira kalau dikerjakan semua akan bertumbuh pada kabupaten Nabire," kata Joko Widodo.

Menurut dia, masih banyak hal yang harus dikerjakan, presiden meyakini pekerjaan itu satu per satu bakal diselesaikan.

"Kalau sudah bisa berjalan bersama, itu artinya secara bisnis bisa menarik investor ke Nabire,” katanya.

Jokowi berusaha menjalin kerja sama dengan pihak swasta  agar mau membawa produk Papua keluar agar lebih mengungtungkan bisnis rakyat Papua. (*)

loading...

Sebelumnya

Dispar Papua diingatkan untuk kelola potensi pariwisata

Selanjutnya

DKP diminta bertangungjawab memenuhi kebutuhan pangan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Kamis, 13 September 2018 WP | 32960x views
Polhukam |— Kamis, 13 September 2018 WP | 8998x views
Polhukam |— Kamis, 13 September 2018 WP | 6515x views
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 5999x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 5670x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe