Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Rawan konflik, ini ide bupati Merauke menghadapi Pilkada
  • Jumat, 22 Desember 2017 — 16:22
  • 1577x views

Rawan konflik, ini ide bupati Merauke menghadapi Pilkada

Salah satu upaya untuk menekan konflik dilakukan dialog publik agar saling terbuka mengupas akar persoalan konflik yang sering terjadi.
Dialog publik yang berlangsung di Swiss Belthotel jelang Pilkada 2018 – Jubi/Frans L Kobun
Ans K
frans@tabloidjubi.com
Editor : Edi Faisol

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Merauke, Jubi – Papua diakui sebagai salah satu provinsi yang rawan konflik saat pemilihan kepala daerah (Pilkada). Salah satu upaya untuk menekan konflik dilakukan dialog publik agar saling terbuka mengupas akar persoalan konflik yang sering terjadi.

“Saya kira Papua termasuk salah satu wilayah rawan konflik. Olehnya, sosialisasi harus dilaksanakan sedini mungkin kepada semua komponen masyarakat,”  ujar Bupati Merauke, Frederikus Gebze, kepada sejumlah wartawan, usai membuka dialog publik  di Swiss Belthotel Jumat (22/12/2017).

Frederikus menyatakan peta konflik dalam Pilkada di Papua disesuaikan berdasarkan karakteristik wilayah, letak geografis daerah maupun kapasitas sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki. “Terkadang ada masyarakat dapat menerima secara rasional hasil pemilihan kepala daerah, namun ada juga tidak. Ini harus dilihat secara baik,” kata Frederikus, menambahkan.

Ia punya ide seharusnya pemerintah pusat maupun institusi Polri memberikan penghargaan kepada daerah-daerah yang menyelenggarakan Pemilu dengan aman serta lancar.  

Frederikus,berharap Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai penyelenggara pelaksanaan pilkada mensosialisasikan secara maksimal kepada masyarakat di kampung-kampung.

“Itu sangat penting sehingga rakyat juga tahu siapa calon yang dipilih tahun depan,” katanya.

Kapolres Merauke, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Bahara Marpaung mengatakan, dialog  Pilkada ingin memberikan gambaran pemilihan gubernur berlangsung tahun depan. “Sedini mungkin disosialisasikan kepada semua  masyarakat,” kata Bahara.

Acara dialog pemetaan dan antisipasi konflik Pilkda  di merauke itu dihadiri berbagai komponen masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat serta beberapa stakeholder lain. (*)

 

 

loading...

Sebelumnya

Bupati Merauke ingatkan masyarakat tidak bunyikan petasan saat Natal

Selanjutnya

Spanduk ucapan Natal dan tahun baru jadi perbincangan di Merauke

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe